Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, DLHK Perketat Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

Penyebab Kebakaran di Depok Tahun 2025 Masih Didominasi Korsleting Listrik

Rabu, 31 Desember 2025 | 14:11 WIB
  • author Mada Mahfud
Penyebab Kebakaran di Depok Tahun 2025 Masih Didominasi Korsleting Listrik
Sepanjang tahun 2025 dari Januari hingga November 2025 terdapat 190 kejadian kebakaran yang ditangani Damkar Kota Depok. Foto: iNews

DEPOK, iNews Depok.id – Penyebab kebakaran di Kota Depok tahun 2025 masih didominasi korsleting listrik.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok, Adnan Mahyudin mengungkapakan sepanjang tahun 2025 dari Januari hingga November 2025 terdapat 190 kejadian kebakaran yang ditangani.

”Mayoritas kejadian disebabkan oleh korsleting listrik. Lainnya  kebocoran gas dan kelalaian manusia,” kata Adnan.

Untuk menekan angka kebakaran di masa mendatang, sosialiasi pencegahan kebakaran dilakukan mulai dari kunjungan ke sekolah TK, SD, SMP, dan SMA.

Selain itu juga ke kantor pemerintahan dan swasta. Untuk kunjungan ke sekolah sebanyak 210 sekolah pada tahun 2025.

”Untuk kantor pemerintah dan swasta sebanyak 15 kantor,” ucap Adnan.

Relawan juga dibentuk sehingga penanganan kebakaran bisa lebih cepat dilakukan. Pada tahun 2025, sebanyak 1.005 relawan direkrut.

”Ada 15 relawan di setiap kelurahan dan 10 relawan di masing-masing pasar tradisional,” ceplos Adnan.

Langkah lainnya adalah Apel Kesiapsiagaan Bencana Tingkat Kota Depok yang diikuti 250 personel dari berbagai unsur, antara lain Kodim 0508, Polres Depok, Satpol PP, Dinas PUPR, DLHK, PMI, organisasi kemanusiaan, Pramuka, hingga potensi SAR.

Sementara dari sisi sarana dan prasarana, dilakukan pengadaan serta rekondisi kendaraan pemadam kebakaran.

 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut