get app
inews
Aa Read Next : Menjelajahi Sudut Sejarah Terlupakan: Para Tokoh Inspiratif Kembali Hadir "Di Tepi Sejarah Musim 3"

Klasik Namun Seru! Konser Musikal Keren Kolaborasi Kemendikbudristek, Titimangsa, dan SMM Yogyakarta

Kamis, 25 April 2024 | 19:42 WIB
header img
Kemendikbudristek, Titimangsa, dan SMKN 2 Kasihan (SMM Yogyakarta) hadirkan karya monumental, pementasan konser musikal bertajuk "Memeluk Mimpi-Mimpi: Merdeka Belajar, Merdeka Mencintai". Foto: Novi

Senada dengan mimpi para siswa-siswi SMM Yogyakarta yang sangat antusias dan bersemangat berlatih untuk konser ini, para aktor dan musisi kenamaan Tanah Air juga merasakan berbahagia dapat berkolaborasi dalam karya ini. 

Sherina Munaf berperan sebagai Larasati mengungkapkan, “Menjadi bagian dari pertunjukan yang berkisah mengenai suka dukanya meraih mimpi, membuat aku jadi ikut berkaca pada mimpi-mimpiku sendiri dan generasi penerus kita semua. Sebuah tema yang sangat relevan untuk para teman-teman SMM Yogyakarta yang sebentar lagi akan menghadapi dunia di luar sekolah. Teruslah rawat dan kejar mimpimu!” 

Isyana Sarasvati sebagai solois menyampaikan, "Merdekakan dirimu dalam berkarya, sehingga kamu bisa memancarkan dirimu yang paling sejati."

Sementara, Mawar De Jongh yang berperan sebagai Rena dalam konser musikal ini mengutarakan, “Senang sekali rasanya bisa menjadi bagian dari pertunjukan konser musikal Memeluk Mimpi-mimpi, karena bermain dalam teater musikal adalah salah satu impian saya sejak dulu.” 

Selaras dengan Mawar, Nyoman Paul yang didapuk bernyanyi sekaligus berperan sebagai Raka menyampaikan, “Teater musikal ini memberikan banyak dampak positif untuk dunia seni. Terima kasih sudah selalu menghargai arti seni, yang saya rasa sama halnya dengan inti dari Memeluk Mimpi-Mimpi.”

Pementasan ini juga didukung oleh orang-orang yang berdedikasi dibidangnya yaitu Happy Salma sebagai Produser dan Direktur Kreatif sekaligus Narator, Wawan Sofwan sebagai Sutradara, Felix K. Nesi (Penulis Naskah), Tohpati (Penata Musik), Iskandar Loedin (Penata Artistik), Rangga Joned (Direktur Kreatif), dan Josh Marcy (Penata Tari).

Menampilkan volunteer 50 orang siswa-siswi SMK di Jakarta Selatan dan sekitarnya, adapun karya lagu-lagu yang dibawakan dalam pementasan konser musikal ini ada 13 lagu dan berasal dari lagu hits dalam negeri dan luar negeri yaitu Yogyakarta (KLA Project), Bimbang (Melly Goeslaw), Somewhere Over the Rainbow, A Million Dreams (The Greatest Showman), Sendiri (Chrisye), Habanera karya George Bizet, Finlandia Op. 26 karya Jean Sibelius, Stride la Vampa/Coro di Gitani karya Giuseppe Verdi, Va Pansiero karya Giuseppe Verdi, La Traviata:Libiamo Ne’Lieti Calici karya Giuseppe Verdi, Melompat Lebih Tinggi (Sheila on 7), Manusia Kuat (Tulus) dan Overture aransemen oleh Tohpati.

“Dalam penanggalan Jawa, 72 tahun—sejak SMM Yogyakarta berdiri hingga tahun 2024 ini—artinya tepat 9 windu. Akhirnya kami sepakat memilih angka 9 sebagai simbol jumlah pembabakan. Tantangan bagi kami adalah bagaimana mengemas sebuah persembahan orkestra yang serius dengan balutan pertunjukan yang bisa diterima oleh seluruh kalangan,” ungkap Wawan Sofwan selaku sutradara.

“Konser Musikal Memeluk Mimpi-Mimpi adalah sebuah produksi musikal yang proses kreatifnya dimulai dari bakat luar biasa pelajar-pelajar SMM Yogyakarta dalam bermusikalitas, saya sebagai direktur kreatif bersama Happy Salma berkolaborasi bagaimana alunan-alunan indah ini bisa bercerita, bermimpi, dan akhirnya bergerak menjadi sebuah kehidupan. “Memasak” sebuah konser musikal selalu menyenangkan dan penuh eksplorasi membutuhkan banyak “bumbu” untuk menciptakan rasa yang nikmat dimana elemen berbagai seni bertemu di satu titik menciptakan sebuah keindahan dan harmoni tak hanya dilihat namun juga terasa sampai ke hati,” ujar Rangga Djoned sebagai Direktur Kreatif.

“Proses penyusunan aransemen awalnya cukup menantang karena waktu yang tidak banyak, jarak yang berjauhan dengan para pemain. Namun setelah proses latihan, hampir tidak ada kendala sama sekali. Melihat keseriusan para siswa dalam berlatih serta kemampuan bermusik yang sangat baik, saya yakin mereka dapat menampilkan pertunjukan yang memukau dan kelak menjadi musisi profesional yang andal,” ungkap Tohpati sebagai Penata Musik.

Dalam konser ini, dengan cerita sebagai latar belakang, penonton diajak melakukan perjalanan emosional yang menginspirasi, yang mengajarkan tentang kekuatan dalam keteguhan hati, dan menghidupkan kembali semangat untuk meraih impian.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut