Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Anak Kejang Hingga Mengaku Dianiaya, Ibu di Pondok Pinang Polisikan Panitia Acara Maulid
Advertisement . Scroll to see content

Dasar Lurah Koplak, Ikut-ikutan Bangun Dinasti Politik, Cara Teater Sastra UI Sentil Kondisi Bangsa

Sabtu, 16 Desember 2023 | 09:55 WIB
  • author Tim iNews Depok
Dasar Lurah Koplak, Ikut-ikutan Bangun Dinasti Politik, Cara Teater Sastra UI Sentil Kondisi Bangsa
Dalam sebuah pertunjukan Teater Sastra UI berjudul 'Komedi Lurah Koplak: Lingsir, Lungsur, Longsor', Indonesia digambarkan dalam kondisi demokrasi yang masih dilanda oleh KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme) dan ancaman politik dinasti.Foto: Ist

Agar kekuasaannya tetap terjaga, sang Lurah menunjuk Sekdes yang sudah tua dan sakit sebagai penggantinya, dengan syarat harus mengangkat anaknya yang baru lulus SMA sebagai Sekdes berikutnya. Aturan pun diubah demi kepentingan sang Lurah dan kelompoknya.

Yudhi Soenarto, sutradara pertunjukan ini, menjelaskan bahwa tokoh Lurah Koplak merupakan simbol dari pemimpin yang rela melakukan apapun demi mempertahankan kekuasaannya. Dia menyampaikan pesan bahwa ada masalah dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia yang masih terikat dengan transaksi finansial.

Menurut Yudhi, demokrasi seharusnya bukan tentang pembayaran atau pertukaran uang, karena jika hal tersebut terjadi, bukan lagi demokrasi, melainkan lebih mirip perdagangan.

Sumber inspirasi cerita ini datang dari fenomena demokrasi yang terjadi di sekitar masyarakat. Harapannya, pertunjukan ini bisa menyadarkan publik bahwa demokrasi sejati bukanlah tentang memberi atau menerima uang.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut