Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Rupanya Ini Penyebab Kota Depok Tak Ada Madrasah Negeri

Minggu, 15 Oktober 2023 | 19:00 WIB
  • author Rivalino
Rupanya Ini Penyebab Kota Depok Tak Ada Madrasah Negeri
Anggota DPR RI Fraksi PKS, Nur Azizah Tamhid. Foto: iNewsDepok.id/Rivalino

DEPOK, iNewsDepok.id - Kota Depok ternyata hanya ada 1 madrasah negeri yaitu MTsN 1 Kota Depok. Itupun dibangun pada tahun 1995, saat Indonesia masih di era orde baru.

Tidak dibangunnya madrasah negeri dalam 2 dekade terakhir jadi sorotan, Anggota DPR RI Fraksi PKS Nur Azizah Tamhid. Ia berbicara masalah tersebut saat menyerap aspirasi warga di Gedung Bank BJB, Margonda, Pancoran Mas, Minggu (15/10/2023).

Kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat Kota Depok ini juga dihadiri oleh mantan Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail dan anggota DPRD Kota Depok Fraksi PKS, Ade Firmansyah. 

Menurut Nur Azizah, salah satu faktor yang menjadi penyebab sulitnya membangun sekolah baru adalah kurangnya lahan yang dimiliki Pemkot Depok. 

"Jadi betapa sulitnya Depok itu untuk membangan sekolahan. Beda dengan kota lain karena di Depok itu pemerintah itu gak punya tanah, beda dengan kabupaten kota lain," kata Nur Azizah.

Untuk memenuhi harapan warga, Nur Azizah terus memperjuangkan agar Depok memiliki madrasah. 

Sesuai rencana, atas dorongan Nur Azizah, Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Islam (Pendis) akan membangun madrasah terpadu di lahan UIII.

"Alhamdulillah, mudah-mudahan nanti jadi kenyataan yang usulan saya, kemudian akan dibangun MAN, MTsN dan MIN di wilayah UIII. Mudah-mudahan itu sebagian kecil bisa mengobati hati masyarakat di Kota Depok," pungkasnya.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut