Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Era Digital Kurangi Permintaan Kertas, Laju Penebangan Pohon Berkurang, Benarkah?

Selasa, 15 Agustus 2023 | 09:14 WIB
  • author Agan Aldi
Era Digital Kurangi Permintaan Kertas, Laju Penebangan Pohon Berkurang, Benarkah?
Kertas adalah hasil olahan dari pohon. Foto: Istimewa

DEPOK,iNewsdepok.id - Dalam era digital yang semakin maju ini, banyak hal yang berubah di berbagai sektor kehidupan kita. Salah satu dampak besar dari kemajuan teknologi ini adalah perubahan dalam industri pembuatan kertas.

Di masa lalu, pohon-pohon ditebang secara besar-besaran untuk memenuhi kebutuhan bahan baku kertas. Namun, dengan adanya era digital, pertanyaan muncul, apakah era digital mampu secara signifikan mengurangi penebangan hutan dalam pembuatan kertas?

Seiring dengan kemajuan teknologi, kebiasaan manusia mulai mengalami pergeseran. Buku dan surat kertas yang dahulu menjadi benda pokok dalam kehidupan sehari-hari, kini semakin jarang digunakan.

Teknologi informasi telah memberikan alternatif yang lebih efisien dan praktis, seperti buku elektronik, surat elektronik, dan dokumen digital. Dengan demikian, minat masyarakat terhadap kertas sebagai media komunikasi dan penyimpanan informasi semakin menurun.

Salah satu contoh penerapan teknologi digital yang mengurangi penebangan hutan adalah penggunaan e-book atau buku elektronik. Buku elektronik adalah versi digital dari buku tradisional yang dapat dibaca melalui perangkat elektronik seperti tablet, e-reader, atau telepon pintar. Dengan adanya e-book, produksi dan konsumsi buku kertas dapat ditekan, sehingga permintaan akan pohon sebagai bahan baku kertas berkurang secara signifikan.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut