Bahan Baku dan Efisiensi Operasional
Dalam produksi kuliner komersial, ketepatan pemilihan bahan baku menentukan konsistensi kualitas produk dan perhitungan ekonomis.
Pada pameran Krista Interfood 2026, Indofood memaparkan pemetaan fungsi spesifik dari berbagai portofolio produknya untuk membantu pelaku usaha menentukan varian bahan baku yang paling efisien antara lain:
Edukasi Karakteristik Tepung dan Pasta
Pelaku usaha diajak memahami profil protein pada tepung terigu—seperti Cakra Kembar untuk tekstur kenyal dan mengembang tinggi, Segitiga Biru untuk fleksibilitas adonan umum, Kunci Biru untuk renyahnya kue kering, serta Lencana Merah untuk gorengan Krispi. Selain itu, lini pasta seperti La Fonte dan Sedani diperkenalkan sebagai opsi efisiensi karbohidrat siap olah untuk menu internasional.
Aplikasi Lemak Industri dan Minyak: Penggunaan varian margarin dan shortening Palmia dipaparkan berdasarkan titik leleh dan aroma untuk pembuatan roti padat, sementara penggunaan minyak goreng Bimoli dan Happy Soya Oil difokuskan pada kestabilan suhu penggorengan skala besar.
Peningkatan Nilai Tambah dan Konsistensi Rasa
Penyesuaian formulasi hidangan dilakukan memanfaatkan produk olahan susu dan turunan lemak mentega seperti Indomilk, Indomilk Full Cream Milk Powder, Australian Butter Unsalted, Orchid Butter Salted, dan KKM Tiga Sapi, hingga bahan penyedap terstandar seperti Bumbu Racik, Sambal Indofood, Kecap Indofood, Mie Telur Cap Tiga Ayam, dan Indofood Ice Cream.
Pendekatan edukatif ini mempermudah pegiat F&B dalam menekan kerugian akibat trial-and-error resep, sekaligus menjaga kestabilan rasa saat kapasitas produksi ditingkatkan.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
