Penyisiran tersebut membuahkan hasil pada Kamis (1/10/2026) sekira pukul 09.00 WIB ketika petugas mendeteksi mobil target bergerak ke arah Jakarta dan masuk ke Rest Area KM 88 B Tol Cipularang.
Petugas menyergap kendaraan itu dan mengamankan tiga pria yang gerak-geriknya cocok dengan rekaman CCTV mal. Saat menggeledah para tersangka, petugas menemukan ponsel yang identik dengan target penyelidikan, yang diakui milik tersangka AS.
Perwakilan tim penyidik mengonfirmasi pembagian peran yang sangat rapi di dalam komplotan ini. "Setiap anggota komplotan ini menjalankan tugas yang sangat terorganisir untuk memuluskan aksinya," ujar perwakilan tim penyidik.
Dalam menjalankan aksinya, MA bertindak sebagai pimpinan sekaligus eksekutor utama, AS membawa lari barang hasil curian, TM mengalihkan perhatian orang-orang di sekitar lokasi kejadian, sedangkan DG yang kini memegang status DPO bertugas sebagai pengemudi sekaligus penyedia mobil rental.
Tersangka TM mengakui bahwa kelompoknya sudah melancarkan aksi pencurian dengan modus geser tas sejak tahun 2013. Komplotan ini tidak hanya menyasar mal di Bekasi, melainkan juga menyisir pusat perbelanjaan ternama lain seperti Grand Outlet Karawang hingga Mal Paskal 23 di Bandung.
Sementara itu, tersangka AS yang merupakan residivis kasus serupa baru menghirup udara bebas satu bulan lalu, bahkan sempat beraksi seorang diri di Lippo Mall Setiabudi, Jakarta Selatan.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
