"Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, kami terus memantau pergerakan konsumsi di lapangan dan menyiapkan proyeksi kebutuhan masyarakat. Jika diperlukan, kami siap menambah penyaluran BBM maupun LPG sesuai kebutuhan, sementara untuk produk subsidi dan penugasan akan tetap disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah," ujar Satria.
Satria menjelaskan pada periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, konsumsi energi di wilayah Regional JBB diproyeksikan mengalami peningkatan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama Iduladha dan libur panjang.
Konsumsi produk Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Green dan Pertamax Turbo) diperkirakan naik sebesar 2,81% dan Gasoil (Biosolar, Dexlite dan Pertamina Dex) meningkat 1,64% dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, konsumsi LPG juga diprediksi mengalami kenaikan sebesar 3,86%. Meski terjadi peningkatan permintaan, kondisi stok energi di wilayah Regional JBB dipastikan tetap aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain memastikan pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah dan Aparat Penegak Hukum untuk bersama-sama mengawasi penyaluran BBM dan LPG bersubsidi agar tepat sasaran.
Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan produk subsidi, baik LPG 3 Kg maupun BBM subsidi sesuai dengan ketentuan dan peruntukannya agar dapat diterima oleh masyarakat yang berhak.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
