Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, keberadaan CFD di kawasan Kuningan sebelumnya terbukti efektif memecah kerumunan. Saat CFD Rasuna Said berjalan, jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Sudirman-Thamrin sempat turun drastis dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026, atau berkurang sekitar 52,97 persen.
"Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman–Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Namun dengan absennya jalur Rasuna Said hari ini, konsentrasi massa otomatis kembali terpusat di jantung kota.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
