Cegah Tabrakan Maut Kereta Terulang, Pemerintah Kucurkan Rp4 triliun Perbaiki Perlintasan KA di Jawa

Riyan Rizki Roshali / Mada Mahfud
Cegah kejadian tabrakan maut kereta yang menewaskan puluhan penumpang di Bekasi Timur terulang, pemerintah akan mengucurkan Rp4 triliun untuk perbaikan perlintasan KA di Jawa. (Foto: Istimewa)

Sebelumnya, Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa insiden bermula dari kecelakaan yang terjadi di perlintasan rel di kawasan Bulak Kapal.

Peristiwa tersebut melibatkan sebuah taksi yang tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL), sehingga menyebabkan perjalanan KRL terganggu dan kereta terpaksa berhenti.

“Jadi KRL-nya itu ada taks yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya berhenti,” kata Franoto saat dihubungi wartawan.

Akibat KRL yang berhenti di jalur tersebut, rangkaian kereta lain yang berada di belakangnya, yakni KA Argo Bromo Anggrek, tidak dapat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang KRL.

“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” ujar dia.

Terbaru, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI. Bobby Rasyidin menyampaikan laporan korban meninggal dalam insiden KA Argo Anggrek bertambah menjadi 14 orang. Kemudian, 84 orang mengalami luka-luka.

Editor : M Mahfud

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network