Evolusi Kecantikan Kini Semakin Berbasis Sains dan Pemahaman Struktur Wajah

Novi
dr. Dewita Kamaruddin B. MedSc (Hons.) Dipl. AAAM, praktisi kecantikan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews Depok.id - Standar kecantikan modern terus mengalami evolusi dengan semakin mengedepankan pendekatan berbasis sains serta pemahaman struktur wajah.

Demikian disampaikan dr. Dewita Kamaruddin B. MedSc (Hons.) Dipl. AAAM, praktisi kecantikan Miracle Aesthetic Clinic dalam keterangan di Jakarta, Minggu 

"Ini sejalan dengan pergeseran tren global, di mana kecantikan tidak lagi sekadar soal estetika visual, melainkan juga bagaimana kualitas dan fondasi kulit dapat dipertahankan dalam jangka panjang," dr. Dewita Kamaruddin.

Menurut dr. Dewita, membentuk wajah ideal membutuhkan pemahaman akan anatomi serta pendekatan berbasis sains. 

"Aesthetic approach inilah, yang menjadi dasar metodologi Miracle, di mana tidak hanya berfokus pada permukaan kulit saja tetapi juga memperbaiki struktur di bawah kulit untuk hasil perawatan yang lebih komprehensif," tutur dr. Dewita. 

Ia menambahkan, untuk membentuk kontur wajah yang ideal perlu dilakukan pemahaman hingga ke lapisan di bawah permukaan kulit, karena struktur inilah yang menentukan kontur sekaligus menopang keseluruhan bentuk wajah. 

dr. Dewita menyebut selama hampir 3 dekade, Miracle Aesthetic Clinic telah menangani jutaan wajah dan membangun reputasi dan kredibilitas sebagai facial reshaping expert.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada tampilan luar, tetapi juga pada pemahaman mendalam terhadap anatomi dan struktur kulit.

Miracle Aesthetic Clinic memperkenalkan konsep Facial Harmony 2.0, sebagai pengembangan dari prinsip golden ratio yang selama ini menjadi acuan dalam menentukan proporsi wajah ideal. 

Pendekatan ini tidak menggantikan, melainkan memperdalam dan mengembangkan, dengan menggabungkan keseimbangan proporsi dengan pemahaman mendalam terhadap struktur kulit, hingga lapisan terdalam. Hasilnya adalah pendekatan estetika yang lebih presisi, menyeluruh, dan mampu menghadirkan tampilan yang harmonis secara natural.

"Hasilnya, wajah tampak lebih harmonis, proporsional, dan menahan lajunya aging," terang dr. Dewita. 

Ia menambahkan Facial Harmony 2.0 bukan untuk mengubah wajah seseorang, tetapi untuk menyeimbangkan facial harmony serta membangun ketahanan yang kuat pada struktur alaminya. 

"Hal ini untuk mendapatkan facial reshaping dengan hasil yang tetap natural, seimbang, dan personal,” tutup dr. Dewita.

 

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network