TEHERAN, iNews Depok.id - Iran menuduh Amerika Serikat (AS) melanggar 3 kesepakatan dari 10 poin gencatan senjata. Perang Iran vs AS -Israel bisa meletus lagi usai gencatan senjata 2 pekan.
Perang Iran vs AS-Israel yang dimulai 28 Februari 2026 berakhir pada 8 April 2026. Amerika Serikat meminta gencatan senjata 2 pekan. Iran akhirnya setuju setelah 10 poin tuntutannya diterima Amerika Serikat.
Namun perang potensial meletus lagi. Amerika Serikat disebut Iran melanggar 3 kesepakatan dalam 10 poin.
Ghalibaf menyatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menerima tuntutan Iran. "3 klausul telah dilanggar," kata Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf dalam pernyataan di media sosial X, dikutip Kamis (9/4/2026).
3 poin yang dilanggar AS yakni gencatan senjata di Lebanon, pelanggaran wilayah udara Iran dengan pesawat tak berawak, serta menyangkal hak Iran untuk melanjutkan pengayaa uranium.
Ghalibaf merinci terkait gencatan senjata yang mencakup kawasan termasuk di Lebanon, Israel melancarkan serangan brutal pada Rabu (7/4/2026), menewaskan ratusan orang.
Pelanggaran kedua yakni adanya pesawat tak berawak AS yang masih berkeliaran di wilayah udara Iran di Kota Lar. Ghalibaf menyatakan Iran terpaksa menembak pesawat tak berawak tersebut.
Sedangkan penyangkalan atas hak Iran untuk memperkaya uranium disampaikan Wapres AS JD Vance bahwa AS akan mengambilnya.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
