Menteri ESDM Bahlil menjelaskan, harga minyak dunia dalam asumsi APBN sebesa USD70 per barel. Sementara harga minyak dunia sudah melonjak ke level USD 83 dolar AS per barel dan terus berpotensi merambat naik.
"Untuk harga BBM subsidi, saya pastikan bahwa sampai dengan hari raya tidak ada kenaikan apa-apa," kata Bahlil di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/3/2026).
Namun Bahlil tidak menjelaskan usai lebaran, apakah harga BBM bersubsidi akan naik. Jika harga minyak mentah terus naik, APBN bisa jebol seiring melambugnya subsidi.
Untuk BBM non subsidi, Bahlil mengatakan tak ada persoalan mengingat harganya mengikuti fluktuasi harga minyak dunia.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
