"Jadi ada yang tanggal 18 dan ada yang tanggal 19 Februari,” jelas Cholil Cholil.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu menilai perbedaan tersebut tak akan menimbulkan masalah di Indonesia.
"Saya berharap masyarakat sudah dewasa. Ini masalah khilafiyah fikih, masalah perbedaan pemikiran. Dan tidak perlu dibawa-bawa pada perpecahan, tapi jadikanlah perbedaan ini untuk kita belajar lebih banyak," imbuhnya.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
