Pertemuan di Hambalang dihadiri oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani.
Prabowo menekankan bahwa diplomasi ekonomi ini harus berdampak langsung pada penguatan industri nasional dan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar formalitas diplomatik.
Presiden mengarahkan agar setiap perundingan harus memperkuat industri nasional, meningkatkan produktivitas domestik, serta memperbesar kontribusi Indonesia dalam global supply chain. Pemerintah juga diarahkan memastikan posisi tawar Indonesia tetap kuat dan tidak merugikan kepentingan nasional.
Selain agenda perdagangan, kunjungan Presiden Prabowo juga mencakup partisipasi Indonesia dalam KTT Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari 2026.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
