Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ayo Mudik, Kemenhub Gelar Mudik Gratis Nih
Advertisement . Scroll to see content

Fenomena Sosial Anak Rantau dalam Lirik Bendera di Depan Rumah, Single Lucky Dwi Ariya

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:13 WIB
  • author Mada Mahfud
Fenomena Sosial Anak Rantau dalam Lirik Bendera di Depan Rumah, Single Lucky Dwi Ariya
Lucky Dwi Ariya merilis single Bendera di Depan Rumah, untuk memotret fenomena sosial anak rantau yang hendak pulkam tetapi terhalang pencapaian sosial ekonomi. (Foto: Istimewa)

Kepulangan yang seharusnya membawa kebahagiaan berubah menjadi perjalanan penuh penyesalan. Ada banyak hal yang ingin disampaikan, waktu yang ingin diulang, serta kebersamaan yang baru terasa begitu berharga setelah semuanya tidak lagi bisa dilakukan.

Melalui gambaran tersebut, Lucky Dwi Ariya mengangkat kehilangan bukan hanya sebagai peristiwa perpisahan, tetapi juga sebagai pengalaman emosional ketika seseorang menyadari bahwa kesempatan yang dahulu dimiliki ternyata tidak berlangsung selamanya.

Kenangan Sederhana yang Menjadi Paling Dirindukan

Selain bercerita tentang kehilangan, “Bendera di Depan Rumah” juga mengajak pendengar mengingat kembali hal-hal sederhana yang pernah menjadi bagian dari kehidupan bersama keluarga.

Suasana rumah, percakapan sehari-hari, hingga teguran kecil yang dahulu terasa biasa kini berubah menjadi kenangan yang dirindukan. Hal-hal yang mungkin tidak pernah dianggap istimewa justru memiliki arti berbeda ketika orang yang melakukannya sudah tidak ada.

Hal tersebut tergambar dalam lirik, “Aku rindu waktu kau marah, rindu hal kecil yang dulu biasa.”

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut