Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polri Dinilai Jadi Ujung Tombak Jaga Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus
Advertisement . Scroll to see content

Polri Segera Umumkan Tersangka Karhutla, 92 Kasus Naik Tahap Penyidikan

Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:56 WIB
  • author Yuwantoro Winduajie / Mada Mahfud
Polri Segera Umumkan Tersangka Karhutla, 92 Kasus Naik Tahap Penyidikan
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. (Foto: doc. Polri)

JAKARTA, iNews Depok.id — Polri menaikkan status penanganan 92 laporan polisi terkait kebakaran hutan dan lahan ke tahap penyidikan. Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengonfirmasi hal tersebut di Gedung Kementerian Hukum pada Kamis (15/10/2026). 

Penyidik kepolisian kini sedang mendalami dan mempersempit fokus pemeriksaan pada dugaan keterlibatan pihak korporasi yang bertanggung jawab atas bencana kebakaran tersebut.

Dari total 97 laporan polisi yang masuk ke meja penyidik, sebanyak 92 laporan resmi memasuki proses penyidikan hukum. Tim penyidik terus mengumpulkan bukti serta menginterogasi berbagai pihak untuk menguatkan penanganan perkara. 

"Untuk penegakan hukum sudah kita lakukan penyidikan dari 97 LP, menjadi 92 yang naik sidik. Kemudian sekarang ini sudah mengerucut pada korporasi. Ya, ini yang sedang kita, kita periksa," ujar Suyudi saat memberikan keterangan kepada media.

Meskipun penyidikan berjalan intensif, Bareskrim Polri belum mengumumkan nama-nama tersangka maupun merincikan peran masing-masing pihak dalam perkara kebakaran hutan dan lahan ini. 

Kepolisian berkomitmen untuk mempublikasikan penetapan tersangka secara transparan kepada publik setelah seluruh rangkaian pemeriksaan teknis dan gelar perkara selesai. 

"Ya, tentunya sedang dalam proses penyidikan, nanti kalau sudah kita tetapkan, akan diekspos oleh Pak Kabareskrim," kata Suyudi menegaskan komitmen penegakan hukum institusinya.

Di samping fokus pada jalur penegakan hukum dan penindakan pidana, Polri juga aktif mengerahkan ribuan personel beserta jajaran armada peralatan ke berbagai titik hotspot bencana. 

Langkah ini bertujuan untuk mempercepat proses pemadaman api di lapangan serta mencegah meluasnya paparan asap. Kepolisian Republik Indonesia menggelar evaluasi operasional secara berkala guna memperkuat efektivitas penanggulangan kebakaran melalui operasi intensif di tingkat kewilayahan.

Institusi kepolisian mengoptimalkan penggunaan seluruh sumber daya operasional yang tersedia demi menembus medan-medan ekstrem yang membara. 

"Ya, kita sudah melakukan terus evaluasi untuk melakukan bantuan terhadap pemadaman ini. Ya, tentunya Polri dengan segala sumber daya yang ada kita turunkan untuk melakukan pemadaman," tutur Suyudi.

Guna menjangkau titik api yang berada di area terisolasi, personel di lapangan mengandalkan armada sepeda motor trail serta kendaraan segala medan (all-terrain vehicle/ATV). Penggunaan armada khusus ini terbukti mempermudah petugas dalam melintasi rute berat dan membawa perlengkapan pemadam langsung ke pusat kebakaran. 

Selain kendaraan taktis, jajaran Polri juga mengaplikasikan teknologi racun api x-fire sebagai inovasi metode pemadaman cepat.

"Itu yang kita lakukan," ucap Suyudi menutup penjelasannya.

Editor: Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut