Terjebak Karhutla di Kalteng, Seekor Orangutan Berhasil Dievakuasi
Proses evakuasi berlangsung secara berhati-hati dengan mengutamakan keselamatan satwa maupun para petugas di lapangan. Tim ahli menembakkan obat bius terlebih dahulu ke tubuh Ira agar petugas dapat memindahkan dan menanganinya secara aman. Begitu Ira terkondisikan, tim kesehatan dari Yayasan OFI langsung menjalankan prosedur pemeriksaan medis awal untuk memantau vitalitas tubuhnya.
Kepala BKSDA Pos Sampit, Muriansyah, mengonfirmasi kerja sama lintas lembaga yang terjalin cepat dalam aksi penyelamatan satwa langka tersebut.
“Kami BKSDA Kalteng dibantu kawan-kawan dari yayasan OFI dan komunitas relawan melakukan penyelamatan seekor orangutan berusia 20 tahun. Saat ditemukan kondisi orangutan terjebak areal bekas kebakaran,” ujar Muriansyah pada Kamis (15/10/2026).
Pemeriksaan medis awal menunjukkan bahwa kondisi fisik Ira relatif stabil dan menunjukkan respons motorik yang baik. Namun, tim medis tetap mengantisipasi potensi bahaya laten dari paparan asap pekat selama peristiwa karhutla berlangsung.
Dokter hewan dari tim kesehatan OFI, Ichlasul Khaerul, menyampaikan hasil pengamatan awal terkait kondisi kesehatan orangutan betina tersebut.
“Alhamdulillah kondisi orangutannya dalam keadaan baik dan bisa merespons,” ungkap Ichlasul Khaerul saat memberikan keterangan.
Editor: M Mahfud