Cegah Tawuran Remaja, FIA UI Usung Tagline No Fight Just Vibes di Manggarai
JAKARTA, iNewsDepok.id - Upaya pencegahan tawuran remaja tidak cukup hanya dilakukan melalui imbauan untuk tidak berkelahi.
Remaja juga perlu dibekali kemampuan mengelola emosi, memahami konsekuensi hukum, serta memiliki orientasi masa depan yang lebih kuat.
Berangkat dari persoalan tersebut, Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) menggelar kegiatan “Edukasi Pencegahan Tawuran Remaja melalui Pendekatan Literasi Sosial dan Kesadaran Hukum di Manggarai” dengan mengusung jargon “No Fight Just Vibes.” di wilayah Manggarai, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 peserta yang terdiri atas orang tua dan remaja. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan dan bekerja sama dengan dokter spesialis kedokteran jiwa/psikiater dengan subspesialisasi Psikiatri Forensik RSCM, Kelurahan Menteng Tenggulun, Ketua RW 01, sejumlah Ketua RT, serta aparat kepolisian.
Kolaborasi lintas unsur ini menjadi bagian penting karena pencegahan tawuran membutuhkan keterlibatan tidak hanya dari remaja, tetapi juga keluarga, lingkungan tempat tinggal, dan aparat penegak hukum.
Ketua Tim Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat FIA UI, Dr. Dewi Lusiana, M.B.A., menyampaikan bahwa pendekatan pencegahan tawuran perlu dilakukan secara lebih menyeluruh. Edukasi hukum memang penting, tetapi pada saat yang sama remaja juga perlu memiliki kemampuan untuk mengenali emosi, menghadapi tekanan teman sebaya, serta mengambil keputusan yang tepat ketika berada dalam situasi konflik.
Melalui pendekatan tersebut, kegiatan ini berfokus pada tiga aspek utama, yakni self-management dalam menghadapi konflik, peningkatan kesadaran terhadap konsekuensi hukum tawuran, serta penguatan motivasi dan orientasi masa depan remaja.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar