Perombakan Kepengurusan, Ansufri Idrus Sambo Resmi Jabat Ketua Umum Partai Ummat
JAKARTA, iNewsDepok.id — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Ummat resmi mengukuhkan susunan kepengurusan baru periode 2025–2030 di Jakarta, Sabtu (26/9/2026). Perombakan struktur ini dilakukan menyusul dinamika internal serta pengunduran diri Ridho Rahmadi dari jabatan Ketua Umum dan Taufik Hidayat dari posisi Sekretaris Jenderal karena kendala pembagian waktu.
Berdasarkan Surat Keputusan Majelis Syura Nomor 59 Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Ketua Majelis Syura Amien Rais, kepemimpinan DPP Partai Ummat kini diemban oleh Ir. H. Ansufri Idrus Sambo sebagai Ketua Umum.
Sementara posisi Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Muhammad Sadiq Thalib, dan Heikal Safar ditunjuk sebagai Ketua Harian untuk menggerakkan operasional partai.
Dalam pidato politiknya, Ketua Umum Partai Ummat Ansufri Idrus Sambo menegaskan bahwa perubahan kepengurusan ini harus diimbangi dengan pergeseran budaya kerja partai. Ia mengajak seluruh jajaran untuk beralih dari budaya berburu jabatan menuju budaya pengabdian, serta mengedepankan kerja sama ketimbang saling menyalahkan.
"Pengurus baru ini bukan sekadar pergantian susunan nama, tetapi juga perubahan cara berpikir, cara kerja, dan cara berjuang. Kita ubah budaya menunggu menjadi bekerja, dan dari ketergantungan pada sosok tokoh menjadi kekuatan nilai serta sistem," tegas Sambo.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Ummat Heikal Safar menyampaikan bahwa fokus utama jangka pendek partai adalah melakukan konsolidasi nasional hingga ke tingkat daerah. Langkah ini diambil untuk memanaskan mesin partai dan memperkuat jaringan kerakyatan guna menyongsong Pemilu 2029.
Berikut susunan teras kepengurusan DPP Partai Ummat periode 2025–2030:
Ketua Majelis Syura: Prof. Dr. Muhammad Amien Rais, M.A.
Wakil Ketua Majelis Syura: M.S. Kaban
Ketua Umum: Ir. H. Ansufri Idrus Sambo
Ketua Harian: Heikal Safar, S.H.
Sekretaris Jenderal: Muhammad Sadiq bin Talib
Bendahara Umum: Sri Esti S. Apung, S.H.
Ketua Komisi Komunikasi Publik: Dr. Buni Yani
Ketua Komisi Pemberdayaan Ekonomi: Nofalia Heikal Safar
Editor: Vitrianda Hilba Siregar