get app
inews
Aa Text
Read Next : Mutilasi di Depok, Pelaku Mengaku Tak Terima Dipegang-pegang Korban

Pengakuan Saepul Pemutilasi di Depok: Potong Jasad Kunaefi Agar Mudah Dibuang Keluar Kontrakan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:40 WIB
header img
Saepul (26), tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Kunaefi, mengungkap alasannya nekat memotong bagian tubuh korban usai menghabisi nyawanya. Foto: Ist

DEPOK, iNewsDepok.id - Saepul (26), tersangka kasus pembunuhan dan mutilasi terhadap Kunaefi, mengungkap alasannya nekat memotong bagian tubuh korban usai menghabisi nyawanya. Ia mengaku tindakan mutilasi tersebut dilakukan semata-mata agar jasad korban lebih mudah dibawa keluar lokasi tanpa memicu kecurigaan warga sekitar.

Pengakuan tersebut disampaikan Saepul saat menjalani interogasi oleh penyidik usai ditangkap di kawasan Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026). Saepul menjelaskan bahwa area lokasi kejadian berada di lingkungan perumahan yang padat dan ramai.

"Karena susah bawanya, Bang. Di situ kan ramai orang dan area perumahan juga," ujar Saepul dalam rekaman interogasi, Kamis (6/8/2026).

Usai memutilasi dan mengevakuasi jasad korban, Saepul membuang barang bukti berupa pisau dapur dan pakaian yang ia kenakan saat beraksi ke tempat sampah di pinggir jalan kawasan Pitara, Depok.

Saepul menceritakan, insiden berdarah itu bermula ketika ia mengundang Kunaefi ke rumah kontrakannya di kawasan Cipayung, Depok, untuk sekadar menemani mengobrol. Namun, situasi berubah memanas hingga berujung percekcokan dan adu fisik di antara keduanya.

"Saya berontak, terus dia kayak nampar saya. Terus saya dorong, saya mau teriak tapi didorong dari tangga. Karena sudah terlanjur didorong ke bawah, saya langsung ambil pisau di dapur dan menusuk bagian pinggangnya," ungkap Saepul.

Emosi Saepul kian tak terkendali ketika korban terus berupaya memberikan perlawanan meski telah terluka. Tanpa ragu, ia memegang kepala korban dan menggorok lehernya hingga tewas di tempat.

"Dia berontak lagi, nendang saya. Saya makin emosi, Bang. Tangannya sudah tidak bisa melawan karena memegang perut, jadi langsung saya pegang kepalanya lalu saya gorok," tuturnya.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut