get app
inews
Aa Text
Read Next : Konversi LPG ke CNG Jangan Bergantung Luar Negeri, Industri Lokal Perlu Dibangun

Sedekah Bumi Keramat Curgau Kalimanggis Depok, Tradisi Syukur Sumur Tak Pernah Kering

Senin, 29 Juni 2026 | 20:50 WIB
header img
Ribuan warga Kelurahan Kalimanggis, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok mengikuti tradisi Sedekah Bumi, Senin (29/6/2026). (Foto: Heru S)

DEPOK, iNews Depok.id - Ribuan warga Kelurahan Kalimanggis, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok mengikuti tradisi Sedekah Bumi, Senin (29/6/2026).

Ritual tahunan ini berlangsung di area Keramat Curgau, lokasi tempat sumur yang tak pernah kering. 

Ketua Panitia Sedekah Bumi Keramat Curgau, Alfiansyah mengutarakan ritual tahunan ini digelar sebagai bentuk ungkapan rasa syukur warga kepada Allah SWT atas segala nikmat dan rejeki yang telah diberikan terutama keberadaan sumur yang tak pernah kering. 

"Seluruh warga masyarakat bersama perangkat wilayah, mulai dari tingkat RT, RW, lurah, hingga camat mendukung kegiatan ini," kata Alfiansyah.

Menurut Alfiansyah, Keramat Curgau dengan sumur yang mata airnya tidak pernah kering, menjadi sumber penghidupan warga Kampung Kalimanggis sejak zaman dulu. Saat itu mayoritas warga bekerja sebagai petani. 

Acara diawali dengan doa bersama dan pembacaan tahlil di sekitar Keramat Curgau yang dipercaya warga sebagai tempat bersejarah di Kalimanggis.

Acara dilanjutkan dengan malam mangkatan untuk mengawali tradisi sedekah bumi. Warga Kampung Kalimanggis membawa aneka makanan dan minuman yang dilanjutkan makan bersama. 

Alfiansyah berharap tradisi Sedekah Bumi Keramat Curgau terus lestari dan dijaga generasi penerus, sebagai pengingat untuk selalu bersyukur. 

"Prinsipnya, hidup itu harus bersyukur. Karena bumi sudah memberi kita makan, kita pun harus berbagi," ujarnya. 

Acara ditutup dengan makan bersama dan doa untuk keselamatan seluruh warga Kelurahan Kalimanggis.

Anggota DPRD Kota Depok, Edi Sitorus yang hadir dalam kegiatan sedekah bumi tersebut mengutarakan apresiasi keluyuran dan kebersamaan warga. 

"Kegiatan budaya dan spiritual ini menjadi sarana silaturahmi bagi warga, sehingga diharapkan kebersamaan warga semakin meningkat," kata Edi. 

Pada momen tersebut juga digelar pasar rakyat, panjat pinang, pencak silat, hingga hiburan topeng Betawi. 

Kemeriahan dimanfaatkan ratusan pedagang menjajakan dagangan di sepanjang pinggir jalan. 

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut