Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Kursi di Situ Bahar Depok Lapuk, Pengelola Perbaiki Sementara dengan Bambu

Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB
  • author Mada Mahfud
Kursi di Situ Bahar Depok Lapuk, Pengelola Perbaiki Sementara dengan Bambu
Sebanyak 14 kursi dari total 15 kursi di Situ Bahar, Sukamaju Depok mengalami lapuk dan jebol. Pihak pengelola Situ Bahar yang berada di Tapos memperbaiki dengan kursi dengan bambu untuk sementara. Foto: dok Suharja

DEPOK, iNews Depok.id - Sebanyak 14 kursi dari total 15 kursi di Situ Bahar, Sukamaju Depok mengalami lapuk dan jebol. Pihak pengelola Situ Bahar yang berada di Tapos memperbaiki dengan kursi dengan bambu untuk sementara. 

Pengelola atau Juru Situ Bahar, Suharja mengungkapkan lapuknya kursi sudah terjadi sekitar 6 bulan lalu. Akibatnya pengunjung tak bisa leluasa duduk-duduk menikmati pemandangan lapang Situ Bahar seluas 1,3 hektare. 

"Dari 15 kursi, 14 mengalami kerusakan," kata Suharja, Kamis (11/6/2026). 

Kondisi tersebut dikeluhkan pengunjung. Suharja menyebut banyak warga sekitar termasuk anak sekolah yang berolahraga atau sekedar duduk di seputar Situ Bahar. 

Keberadaan jogging track dimanfaatkan warga untuk berolahraga. "Setiap hari banyak yang datang, paling banyak saat Sabtu-Minggu dan hari libur," ujar Suharja. 

Suharja mengungkapkan telah melakukan perbaikan untuk dengan bambu untuk menggantikan kayu yang lapuk. 

"Ini perbaikan sementara, mudah-mudahan nanti diperbaiki lebih bagus oleh DLHK Kota Depok," harap Suharja. 

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Reni Siti Nuraeni mengatakan telah menerjunkan tim untuk survei hari ini, Kamis (11/6) 2026) guna perbaikan kursi hari ini. 

"Kita sudah menurunkan tim untuk survei. Kita akan perbaiki secepatnya," kata Reni. 

 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut