Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Perluas Sekolah Rakyat, Buka Akses Pendidikan bagi Keluarga Kurang Mampu
Advertisement . Scroll to see content

Kemensos Alokasikan Rp27 Miliar buat Sepatu Sekolah Rakyat, Harga Sepasang Rp700 Ribu Jadi Sorotan

Selasa, 05 Mei 2026 | 15:11 WIB
  • author Yuwantoro Winduajie
Kemensos Alokasikan Rp27 Miliar buat Sepatu Sekolah Rakyat, Harga Sepasang Rp700 Ribu Jadi Sorotan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Foto : Dok

JAKARTA, iNewsDepok.id — Anggaran pengadaan sepatu Sekolah Rakyat di Kementerian Sosial menuai polemik karena harga satuannya yang mencapai Rp700.000 per pasang.

Angka ini dinilai publik jauh melampaui harga pasar, mengingat total alokasi dana yang dikucurkan mencapai Rp27 miliar untuk 39.345 pasang sepatu dari APBN 2026.

Menanggapi hal itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyebut pihak kementerian berkomitmen untuk tidak akan mencampuri proses pengadaan sepatu program Sekolah Rakyat tersebut.

“Itu yang kami terus sampaikan kepada teman-teman, khususnya juga yang diberi tugas melakukan pengadaan barang dan jasa. Saya dan Pak Wamen komitmen dari awal untuk tidak akan mengintervensi, tidak akan mencampuri, tidak akan titip-titip, tidak akan mengarahkan proses-proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial,” ujar Gus Ipul saat konferensi pers di Kantor Kementerian Sosial, Selasa (5/5/2026).

Ia menambahkan, pihaknya selalu mengingatkan jajaran agar berpegang pada ketentuan dan etika dalam setiap proses pengadaan.

“Ini adalah tekad dan komitmen kami berdua. Kami selalu memberikan arahan untuk betul-betul berpegang kepada ketentuan-ketentuan dan etika-etika yang seharusnya dipegang oleh para penanggung jawab pengadaan barang dan jasa,” lanjutnya.

Gus Ipul juga memastikan bahwa seluruh program, termasuk pengadaan pada tahun sebelumnya telah melalui proses audit.

“Nah, untuk itulah, ya, teman-teman sekalian, proses-proses telah dilaksanakan dan pada tahun 2025 tentu program-program sudah berjalan, dan seluruh program itu juga diaudit oleh BPKP, diaudit juga oleh BPK. Setiap temuan-temuan tentu akan segera kami tindaklanjuti sebagai catatan agar tidak terulang pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Sebelumnya, Gus Ipul telah memaparkan rincian pengadaan sepatu Sekolah Rakyat tahun 2025 yang mencakup berbagai jenis sepatu untuk siswa dan guru. Ia menyebut terdapat selisih antara pagu anggaran dan harga realisasi dalam sejumlah item.

Salah satu contohnya, sepatu PDL siswa memiliki pagu anggaran Rp700 ribu, namun direalisasikan sebesar Rp640 ribu per pasang, sehingga terdapat selisih Rp60 ribu.

Gus Ipul juga menegaskan bahwa sepatu yang sempat viral di media sosial saat dirinya bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membagikan bantuan kepada siswa bukan berasal dari pengadaan Kementerian Sosial, melainkan bantuan pribadi dari pemerintah daerah.

Ia pun mempersilahkan publik untuk mengawasi dan mengaudit proses pengadaan tersebut.

“Selebihnya nanti bisa dicek ya. Boleh diaudit, boleh dicek selebihnya apakah ini sudah memenuhi standar apa belum nanti kan ada proses,” katanya.

 

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut