Cegah Korsleting, Sakelar Listrik Rumah Dituntut Tak Hanya Estetik tetapi Juga Aman
JAKARTA, iNews Depok.id – Korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah dan gedung di Indonesia. Perangkat listrik rumah termasuk sakelar dan stop kontak dituntut tak hanya desainnya yang estetik tetapi juga aman dari korsleting.
Martin Setiawan, President Director Schneider Electric Indonesia & Timor-Leste, mengungkapkan kebutuhan hunian modern kini semakin menuntut solusi yang terintegrasi.
”Konsumen tidak lagi memilih antara desain atau keamanan, mereka menginginkan keduanya dalam satu solusi yang seimbang,” kata Martin Setiawan dalam keterangan, Kamis (30/4/2026).
Martin mengakui korsleting listrik yang dapat memicu sengatan listrik atau kesetrum hingga kebakaran.
”Penggunaan perangkat kelistrikan yang andal merupakan kebutuhan dasar untuk melindungi penghuni sehari-hari,” tandasnya.
Hal senada disampaikan Kristo Immanuel, film director dan lifestyle influencer. Ia melihat persepektif dari pemilik rumah yang menginginkan perangkat kelistrikan bukan sekadar tampilan tetapi memberikan jaminan rasa aman.
”Ketika kita tahu bahwa perangkat yang digunakan aman dan andal, itu memberikan rasa tenang dalam aktivitas sehari-hari di rumah,” kata Kristo Imanuel.
Tak sekadar berwacana, Martin Setiawan menyatakan Schneider Electric meluncurkan Vivace E, sakelar dan stop kontak listrik rumah yang estetik dan aman.
Ia membeberkan Vivace E dilengkapi dengan fitur safety shutter berstandar SNI dan bersertifikat
International Electrotechnical Commission (IEC). Fitur keamanan juga dilengkapi sistem grounding yang memberikan perlindungan konsisten dalam penggunaan sehari-hari.
Martin menambahkan kualitas material dan kemudahan instalasi menjadikan Vivace E pilihan yang relevan tidak hanya bagi pemilik rumah, tetapi juga bagi pengembang properti yang menginginkan standar lebih tinggi.
Sedangkan dari sisi desain, Martin menyatakan sakelar dan stop kontak memiliki
peran penting dalam menjaga kesatuan visual dan memastikan tidak ada gangguan dalam komposisi
ruang.
Untuk Vivace E didesain clean, slim, dan frameless sehingga menyatu secara natural dengan berbagai konsep interior.
Sedangkan warna disesuaikan dengan tren warna berani namun membumi seperti deep burgundy, olive green, dan clay tones.
”Warna kini berfungsi sebagai emotional layer yang menentukan bagaimana penghuni rumah berinteraksi dengan ruang secara sensorik, bukan sekadar elemen estetika,” pungkas Martin.
Editor : M Mahfud