get app
inews
Aa Text
Read Next : Suku Bunga The Fed Kembali Turun: FOMC Tak Kompak, Emas Naik Terbatas

BI Rate Dipertahankan 4,75 Persen, Ini Alasannya

Jum'at, 20 Februari 2026 | 13:08 WIB
header img
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Foto: iNews.id

JAKARTA, iNews Depok.id - Bank Indonesia (BI) pertahankan BI Rate sebagai suku bunga acuan di level 4,75 persen. Lalu apa alasan BI Rate dipertahankan dalam level terendah sejak tahun 2022? 

Keputusan mempertahankan BI Rate ditetapkan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 Februari 2026.

Dalam rapat ini, BI juga mempertahankan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75 persen dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50 persen.

"Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 18 dan 19 Februari 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 4,75 persen," kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Perry menyatakan alasan BI mempertahankan suku bunga acuan 4,75 persen. Ia menyebut sebagai upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global guna mendukung capaian sasaran inflasi 2026 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Bank Indonesia akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini dengan tetap mencermati ruang penurunan BI Rate lebih lanjut," ucap Perry. 

BI Rate turun sebesar 150 bps, yaitu 25 bps pada September 2024 dan 125 bps selama tahun 2025 menjadi 4,75 persen hingga November 2025, yang merupakan level terendah sejak tahun 2022.

Editor : Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut