Diduga Luas Situ Patinggi di Karabha Depok Berkurang, DPRD Depok Minta BPN Ukur Ulang
DEPOK, iNews Depok.id – Diduga luas Situ Patinggi di Kecamatan Tapos yang dikelola PT Karabha Digdaya luasnya berkurang.
Isu luas Situ Patinggi berkurang sudah menjadi bahasan Komisi C DPRD Depok. Mereka meminta Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok untuk mengukur ulang.
Anggota Komisi C DPRD Kota Depok, Bambang Sutopo menyatakan hingga kini belum ada jawaban dari BPN Kota Depok.
”Kita sudah minta cek datanya ke BPN,” kata Bambang Sutopo kepada iNews Depok, Selasa (10/2/2026).
Saat ditanya apakah sudah ada laporan dari BPN terkait pengecekan luasan Situ Patinggi, Bambang Sutopo menyebut akan ditindaklanjuti lagi.
”Belum, belum di follow up,” ujar Bambang Sutopo.
Sementara itu Humas BPN Kota Depok, Danu Hermawan saat dimintai tanggapan menyatakan akan mengecek terlebih dulu.
”Saya tanyakan dulu ke seksi terkait,” kata Danu, Selasa (10/2/2026).
Humas PT. Karabha Digdaya, Aditya Nugroho saat dikonfirmasi terkait isu luasan Situ Patinggi berkurang menyatakan Karabha memiliki izin dalam pengelolaan Situ Patinggi.
”Secara garis besar, izin dan lain-lain kita ada,” kata Adit, sapaan Aditya Nugroho.
Namun terkait data Adit menyatakan ia perlu mengecek data lebih rinci terlebih dulu.
Dugaan luasan lahan Situ Karabha berkurang diungkapkan Eka Ridwansyah, Ketua Masyarakat Peduli Lingkungan menyatakan luas lahan Situ Patinggi adalah 6,4 hektare. Luasan tersebut mengacu data Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat.
”Namun saat ini luasan sudah berkurang, tinggal sekitar 4 hektare. Untuk pastinya perlu dicek sama BPN,” kata Eka Ridwansah, Selasa (10/2/2026).
Eka menyatakan sebagai masyarakat peduli lingkungan, ia perlu menyuarakan kelestarian situ-situ di Depok yang luasnya terus berkurang.
”Ini bukan sekadar isu, dari dulu hingga kini, luas situ yang kurang pengawasan akan berkurang,” kata Eka.
Editor : Mahfud