Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, DLHK Perketat Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

94 Orang Tewas dalam Kebakaran Mematikan Apartemen di Hong Kong

Jum'at, 28 November 2025 | 07:23 WIB
  • author Anton Suhartono/Mada Mahfud
94 Orang Tewas dalam  Kebakaran Mematikan Apartemen di Hong Kong
Update korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Hongkong, 94 orang dilaporkan tewas termasuk 2 WNI pekerja migran. Foto: AP/iNews.i

HONG KONG, iNews Depok.id - Update korban kebakaran apartemen Wang Fuk Court di Hongkong, 94 orang dilaporkan tewas termasuk 2 WNI pekerja migran.

Kebakaran apartemen yang terletak di Distrik Tai Po, Hong Kong, terjadi Rabu (26/11/2025). Update hari ini, Jumat (28/11/2025) pagi jumlah korban tewas bertambah menjadi 94 orang setelah petugas menyisir setiap unit apartemen di 7 gedung.

Namun jumlah korban bisa bertambah. Kantor berita Xinhua melaporkan, ratusan orang lainnya masih dalam pencarian.

Berita baiknya, sejumlah orang selamat saat berlindung di unit apartemen masing-masing.

Api sudah bisa dipadamkan sejak Kamis. Namun petugas masih kesulitan karena proses pendinginan masih berlangsung. 

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI sebelumnya menyatakan 2 warga negara Indonesia (WNI) tewas.

“Dari hasil koordinasi intensif KJRI Hong Kong dengan Hong Kong Police Force (HKPF), diperoleh informasi hingga saat ini, 2 (dua) orang WNI dinyatakan meninggal dunia dan 2 (dua) orang lainnya mengalami luka-luka,” ucap Juru Bicara (Jubir) Kemlu, Yvonne Mewengkang dalam keterangannya, Kamis (27/11/2025).

Yvonne menambahkan, semua korban merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sektor domestik. KJRI Hong Kong, kata dia, terus berkoordinasi dengan otoritas setempat serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi dan memberikan pendampingan lanjutan kepada WNI yang terdampak.

“Termasuk penyediaan tempat singgah sementara dan logistik pada gedung KJRI Hong Kong. KJRI Hong Kong telah menghubungi keluarga WNI terdampak guna menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa yang mendalam serta memberikan kejelasan informasi sekaligus menginformasikan langkah penanganan selanjutnya,” tuturnya.

Editor: M Mahfud

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut