Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pengakuan Hercules Usir Massa di Malam Hari: Khawatir Ditunggangi Provokator Rusak Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Tanda Alam! Rusuh Besar di Bulan Agustus 2025 Didahului Gempa Masif 4.071 Kali

Sabtu, 06 September 2025 | 12:22 WIB
  • author Binti Mufarida/Mada Mahfud
Tanda Alam! Rusuh Besar di Bulan Agustus 2025 Didahului Gempa Masif 4.071 Kali
Indonesia dilanda kerusuhan besar-besaran di akhir Agustus 2025. Sebelum terjadi kerusuhan, Indonesia diguncang gempa masif 4.071 kali. Foto: Foto: MPI/Abdoellah Nicolha

JAKARTA, iNews Depok.id - Indonesia dilanda kerusuhan besar-besaran di akhir Agustus 2025. Sebelum terjadi kerusuhan, Indonesia diguncang gempa masif 4.071 kali. 

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri demo di akhir Agustus 2025 terjadi di 107 titik di 32 provinsi. Rusuh besar terjadi di sejumlah provinsi seperti Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jambi, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan. 

Ternyata sebelum terjadi kerusuhan, Indonesia diguncang gempa masif. 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merangkum, selama bulan Agustus 2025, terjadi 4.071 kali gempa bumi. 

Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG menyatakan dari 4.071 gempa sebanyak 21 gempa bumi berkekuatan di atas magnitudo (M) 5,0.

Selebihnya, 4.050 gempa bumi lainnya berkekuatan di bawah M 5,0. 

Dari jumlah 4.071 gempa, sebanyak 90 gempa bisa dirasakan masyarakat melalui guncangan yang timbul. "Kalau gempa merusak sebanyak 3 kali," ungkap Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG dalam keterangan hari ini, Sabtu (6/9/2025).

3 gempa bumi yang merusak sepanjang Agustus 2025 antara lain:

1. Gempa Sarmi, Papua berkekuatan M6,3 pada 12 Agustus 2025.

2. Gempa Poso, Sulawesi Tengah berkekuatan M5,8 pada 17 Agustus 2025.

3. Gempa Karawang, Jawa Barat berkekuatan M4,7 pada 20 Agustus 2025.

Editor: M Mahfud

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut