Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Tantangan Hidup Gwan-sik dan Ae-sun yang Sangat Relatable di When Life Gives You Tangerines
Advertisement . Scroll to see content

Pria ‘Hijau Neon’, 4 Act of Service Gwan-sik, Pasangan Idaman di When Life Gives You Tangerines

Senin, 31 Maret 2025 | 12:03 WIB
  • author Novi
Pria ‘Hijau Neon’, 4 Act of Service Gwan-sik, Pasangan Idaman di When Life Gives You Tangerines
Gwan-sik, pria setia yang menghadapi berbagai tantangan dengan penuh tekad dan tulus. Foto: Netflix

JAKARTA, iNews Depok.id - Serial Drama Korea terbaru "When Life Gives You Tangerines" di Netflix, mengajak pemirsa larut dalam perjalanan empat musim kehidupan yang penuh warna. 

IU berperan sebagai Ae-sun, gadis pencinta sastra yang penuh mimpi, dan Park Bo-gum berperan sebagai Gwan-sik, pria setia yang menghadapi berbagai tantangan dengan penuh tekad dan tulus. 

Awalnya ,Gwan-sik kerap tampak kaku dan tidak banyak bicara kepada Ae-sun, walau sedari kecil tampak jelas bahwa ia menyukai Ae-sun.

Namun, begitu Gwan-sik bertindak, termasuk dalam diam, perasaannya bagi Ae-sun menjadi kentara dan bisa membuat Ae-sun tersentuh.  

Berikut empat act of service atau tindakan penuh makna dari Gwan-sik yang akan membuat penonton terharu dan menyebutnya “Pria Hijau Neon”:

Memberikan Ikan ke Ae-sun

Ae-sun kecil tumbuh bersama ibu yang berprofesi sebagai penyelam tradisional, dan hasil tangkapannya sering tidak mencukupi untuk kebutuhan mereka. 

Diam-diam, Gwan-sik kecil memerhatikan dan memahami situasi tersebut dan tanpa kata-kata, memberikan ikan hasil tangkapan keluarganya kepada Ae-sun. 

Tindakan ini sangat berarti bagi Ae-sun dan keluarganya yang hidup sehari-harinya terbilang sulit, walau Gwan-sik juga harus berhadapan dengan keluarganya yang meradang karena harus ‘merelakan’ tangkapan ikan mereka. 

Membantu Ae-sun Berjualan hingga Memakaikan Sepatu

Kala duduk di SMA, Gwan-sik dan Ae-sun sama-sama berjualan di pasar dan posisi mereka pun bersebelahan.

Ae-sun terlihat lebih berminat membaca buku puisi daripada mengurusi kiosnya sendiri, sampai-sampai Gwan-sik turun tangan ketika ada penjual yang ingin membeli sayuran yang dijual Ae-sun. 

Ketika mereka akan beranjak pulang, lagi-lagi tanpa berucap sepatah kata pun, Gwan-sik kemudian melepaskan sandal yang sedang dikenakan Ae-sun dan menggantinya dengan sepatu. 

Tak lupa Gwan-sik memastikan tapak kaki Ae-sun yang berkaus kaki bersih sebelum memasukkannya ke sepatu. Siapa yang tak meleleh oleh tindakan semanis ini?

Berenang Melintasi Lautan 

Ketika mereka mendadak harus terpisah, Ae-sun mulai menyadari perasaan ia yang sebenarnya terhadap Gwan-sik. 

Apa daya, Gwan-sik sudah berada di kapal yang akan membawanya ke seberang pulau, dan Ae-sun yang berlari sekuat tenaga, hanya mampu melihat kapal itu terus menjauh dari dermaga. 

Tapi, Ae-sun tetaplah Ae-sun dan ia meneriakkan nama Gwan-sik tanpa henti, hingga akhirnya Gwan-sik mendengar sayup-sayup ia dipanggil. 

Tanpa pikir panjang, ia terjun ke lautan dan berenang secara nonstop hingga mencapai daratan. Gwan-sik juga tetaplah Gwan-sik yang berkeras ingin bersama Ae-sun, apa pun konsekuensinya.

Membela Ae-sun di Depan Keluarga Sendiri

Hidup Gwan-sik dan Ae-sun terbilang pelik dengan berbagai kesulitan, dari soal mata pencaharian, serba kekurangan, hingga sejumlah anggota keluarga Gwan-sik yang berlaku kurang simpatik terhadap Ae-sun.

Suatu hari, emosi ibu dan nenek Gwan-sik memuncak terhadap Ae-sun dan perdebatan antara ibu mertua dan menantu pun terjadi. Namun tanpa disangka-sangka, Gwan-sik muncul dan membela Ae-sun.

Dengan mantap, ia menegaskan bahwa ia berpihak kepada Ae-sun dan membawanya pergi.

Tindakan gagah Gwan-sik kali ini yang dibarengi perkataan menenteramkan bagi Ae-sun, sungguh membuatnya menjadi sosok yang layak disebut pasangan idaman.

Editor: M Mahfud

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut