get app
inews
Aa Text
Read Next : BEMSMART23: SMA Bakti Mulya 400 Sukses Gelar Ajang Kompetisi Olahraga dan Seni Bergengsi

Codeavour: Lahirkan Talenta Muda Coding dan AI Kelas Dunia dari Indonesia

Minggu, 23 Februari 2025 | 13:56 WIB
header img
Ki-ka: Ashita Thomas (STEMPedia), Swapnil Kumar (Head of Business Partnership STEMPedia), dan Meilani Hendrawidjaja (CEO KodeKiddo). Foto: Novi

JAKARTA, iNews Depok.id - Sejak tahun 2019, Codeavour hadir sebagai wadah bagi anak-anak muda Indonesia untuk berkreasi dan berinovasi di bidang coding, AI (Artificial Intelligence), dan robotik. Tahun ini, Codeavour kembali digelar secara tatap muka setelah dua tahun sebelumnya diadakan secara daring akibat pandemi. Antusiasme peserta pun meningkat pesat, tak hanya dari segi kuantitas, namun juga kualitas proyek yang dihasilkan.

“Codeavour tidak hanya diikuti oleh peserta dari Indonesia, namun juga dari 18 negara di Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Serikat, dan lainnya. Kompetisi ini menjadi panggung bagi talenta-talenta muda dari seluruh dunia untuk menunjukkan kemampuan mereka,” terang Swapnil Kumar, Head of Business Partnership STEMPedia saat ditemui di Gedung Sentral Senayan 3, Jakarta pada Sabtu, 22 Februari 2025.

SD sampai SMA, Semua Bisa Ikut!

Peserta Codeavour terdiri dari siswa SD hingga SMA yang dibagi ke dalam tiga kategori. Mereka dapat memilih dua track, yaitu coding AI dan robotik. Kedua track ini sama-sama mengasah kemampuan coding, karena robotik juga membutuhkan coding untuk diprogram.

Dalam kesempatan ini, Meilani Hendrawidjaja, CEO KodeKiddo mengatakan, dari tahun ke tahun, kualitas proyek yang dihasilkan peserta Codeavour semakin meningkat. “Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak anak muda Indonesia yang memiliki minat dan bakat di bidang coding dan AI. Mereka juga semakin termotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan mereka,” ucap Meilani bangga.


Salah satu peserta sedang mempresentasikan projectnya yang bertema tentang lingkungan. Foto: Novi

 

Dampak Nyata bagi Masyarakat

Proyek-proyek Codeavour tidak hanya keren secara teknologi, namun juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tahun ini, fokusnya adalah pada perubahan iklim dan kesehatan. Para peserta membuat proyek-proyek yang inovatif untuk mengatasi masalah-masalah lokal, seperti polusi air, limbah makanan, dan penyakit.

Di era digital saat ini, coding menjadi bekal penting bagi generasi muda. Coding adalah bahasa pemrograman komputer yang digunakan untuk membuat berbagai macam aplikasi dan teknologi. Dengan menguasai coding, anak-anak muda dapat menjadi kreator teknologi, bukan hanya pengguna.

Platform yang Mudah dan Menyenangkan

Codeavour menggunakan platform Pictoblocks yang mudah digunakan dan menyenangkan bagi anak-anak. Platform ini memungkinkan anak-anak untuk mewujudkan ide-ide mereka menjadi proyek pemrograman yang sederhana.

Anak-anak muda memiliki kelebihan yaitu tidak takut membuat kesalahan. Mereka suka bereksperimen dan belajar dari kesalahan. Teknologi memberikan kebebasan bagi mereka untuk mencoba dan terus mencoba.

Saatnya Jadi Kreator Teknologi!

Meski ketertarikan anak-anak terhadap coding semakin meningkat. Namun, menurut Meilani, masih banyak kendala yang dihadapi, seperti akses ke tempat belajar coding. “Oleh karena itu, Codeavour hadir untuk memberikan wadah bagi anak-anak muda untuk belajar dan mengembangkan kemampuan coding mereka,” ucap Meilani.

Codeavour sendiri membuka pendaftaran untuk peserta dari seluruh Indonesia. Ada dua track yang bisa dipilih, yaitu coding AI dan robotik. Setiap track memiliki tiga kategori, yaitu elementary, junior, dan senior. Pemenang dari setiap kategori akan berkesempatan untuk mengikuti kompetisi global.

KodeKiddo Dukung Anak Indonesia Belajar Coding, AI, dan STEM

Dengan berpusat di Silicon Valley, Amerika. KodeKiddo mendukung anak Indonesia untuk mendapatkan pelatihan terbaik dan program terkini di bidang Coding, AI, dan STEM. Adanya kompetisi berskala nasional dan internasional ini dapat membantu anak untuk menjadi pribadi yang lebih percaya diri dalam menekuni keterampilannya tersebut.

Tahun ini KodeKiddo dipercaya untuk bekerja sama dengan STEMPedia dalam menyelenggarakan Codeavour 6.0 di Indonesia. KodeKiddo sebagai Official Exclusive Country Partner mengadakan kompetisi Codeavour di Indonesia di level Regional Round dan National Round.

Codeavour 6th Edition merupakan kompetisi internasional Artificial Intelligence (AI), coding, robotic dari STEMPedia dengan menggunakan platform Pictoblox bagi anak-anak berusia 7 - 18 tahun. Pada kompetisi ini terbagi menjadi tiga (3) kategori terdiri dari, Elementary (7-10 tahun), Junior (11-14 tahun) dan Senior (15-18 tahun). Setiap peserta telah melalui tahapan seleksi Regional hingga National. Pemenang pada seleksi National Round akan diundang ke Doha untuk melakukan kompetisi tahap Global Round. Pemenang pada National Round akan mendapat voucher, uang tunai, dan merchandise dan diundang mewakili Indonesia ke Doha, Qatar.

Tahun Ini Bertema Innovation and Entrepreneurship

Tahun ini perlombaan Codeavour dibagi menjadi 2 track, Track 1 dengan tema Innovation and Entrepreneurship berfokus pada projek yang dibuat anak-anak dengan platform pictoblox. Sedangkan Track 2 dengan tema Climate Action Challenge berfokus pada problem solving melalui pengaplikasian robot dalam menyelesaikan misi yang telah disiapkan. Lebih dari 500 peserta dalam 200 team mengikuti kompetisi Codeavour tahun ini. Seleksi Regional diadakan di tanggal 2 Februari 2025, di 12 learning centers KodeKiddo di berbagai kota di Indonesia. Dari hasil perhitungan di berbagai aspek penilaian yang sangat ketat, dipilih Finalis Top 30 dari 3 kategori yang lolos dan masuk ke babak selanjutnya, yaitu National Round.


Dengan berpusat di Silicon Valley, Amerika, KodeKiddo mendukung anak Indonesia untuk mendapatkan pelatihan terbaik dan program terkini di bidang Coding, AI, dan STEM. Foto: Novi

 

Para finalis dari level Regional diundang ke tahap seleksi National Round yang diselenggarakan di sekolah Gedung Sentral Senayan 3 Lantai 28 Maybank, Jakarta Pusat pada Sabtu, 22 Februari 2025. Dalam event ini, 30 team finalis level Regional akan mempresentasikan project mereka di hadapan para juri dan mentor dari dunia teknologi, pendidikan, dan industri.

Acara Codeavour 6.0 juga didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan adanya sambutan dari Ibu Nurvelly Rosanti S.T, M.Kom. selaku Tenaga Ahli Staff Khusus Menteri Bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial.

Dalam National Round Codeavour 6.0 hadir juga para profesional dibidang teknologi sebagai juri.

Dari 30 finalis yang mempresentasikan projectnya, dipilih 10 pemenang yang akan melanjutkan ke Codeavour 6.0 tingkat Global di Doha, Qatar.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut