Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Strategi Penguatan Ketahanan Kesehatan di Tengah Melemahnya Nilai Tukar Rupiah
Advertisement . Scroll to see content

Laksma TNI Tjahja Nurrobi Pimpin Delegasi Indonesia di The 19th ADMM-Plus Experts' Working Group

Rabu, 30 Oktober 2024 | 19:25 WIB
  • author Mada Mahfud
Laksma TNI Tjahja Nurrobi Pimpin Delegasi Indonesia di The 19th ADMM-Plus Experts' Working Group
Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI Laksma TNI Dr dr RM Tjahja Nurrobi, M.Kes, SpOT (K) Hand (kedua dari kiri) menjadi Ketua Delegasi Indonesia di acara The 19th ADMM - Plus Experts' Working Group on Military Medicine. Foto: Ist

JAKARTA, iNews Depok.id - Wakil Kepala Pusat Kesehatan (Wakapuskes) TNI Laksma TNI Dr dr RM Tjahja Nurrobi, M.Kes, SpOT (K) Hand menjadi Ketua Delegasi Indonesia di acara The 19th ADMM - Plus Experts' Working Group on Military Medicine.

Kegiatan ASEAN Defence Ministers' Meeting (ADMM) Plus Experts' Working Group on Military Medicine berlangsung di Aston, Grogol Jakarta 29 Oktober sampai 1 Nov 2024 dihadiri 10 ASEAN dan 8 negara donor, perwakilan ASEAN Secretariat dan ACMM (ASEAN Coordinator on Military Medicine).

Indonesia dan Amerika Serikat menjadi Ketua Bersama (co-chairman) dalam kegiatan internasional yang bertema Bersama Menuju Ketahanan Kesehatan (Together Towards Health Resilience).

Acara dibuka Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, Marsma TNI dr Mukti Arja Berlian SpPD.

The 19th ADMM - Plus Experts' Working Group on Military Medicine mengusulkan 5 tujuan prioritas, yakni:

1. Memperkuat pertukaran informasi yang efektif di antara sektor medis militer dan meningkatkan perencanaan darurat kesehatan masyarakat multilateral.

2. Memperkuat respons medis militer ASEAN terhadap bencana regional melalui pelatihan.

3. Meningkatkan koordinasi keamanan kesehatan negara-negara ADMM-Plus untuk memfasilitasi, saling mendukung dan membantu.

4. Terus mengurangi hambatan terkait perekrutan, retensi, dan promosi staf dan pejabat militer, tanpa memandang gender dan khususnya perempuan.

5. Meningkatkan pemahaman tentang dampak perubahan iklim terhadap pengobatan militer dan memperkuat kolaborasi untuk mengurangi masalah kesehatan terkait iklim.

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut