Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Aplikasi Depok Single Window Diretas Hacker, Muncul Pesan Menohok Soal Korupsi!

Sabtu, 13 Juli 2024 | 10:34 WIB
  • author Rivalino
Aplikasi Depok Single Window Diretas Hacker, Muncul Pesan Menohok Soal Korupsi!
Ilustrasi: Pixibay

DEPOK, iNews Depok. id - Aplikasi Depok Single Window (DSW) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok diretas oleh hacker yang mengatasnamakan 'Garuda Security X Masyarakat Indonesia'. Peretasan ini terungkap pada Sabtu (13/7/2024) pagi, dengan pesan yang ditinggalkan hacker di fitur UMKM aplikasi tersebut.

Pesan hacker tersebut berisi kecaman terhadap Pemkot Depok yang dianggap tidak menghargai bug hunter lokal.

"Jika kebocoran data viral baru anda perbaiki, maka inilah yang akan kami lakukan kepada kalian. Kalian kurang menghargai para bug hunter lokal yang melaporkan kerentanan website pemerintah yang anda inginkan adalah kenaikan anggaran, tetapi kemampuan kalian tidak dapat mengimbangi anggaran tersebut. Lantas dimanakah letaknya tanggung jawab?" bunyi pesan dalam aplikasi Depok Single Window.

Tak hanya itu, hacker juga menyinggung soal dugaan korupsi senilai Rp271 triliun dengan tegas menyatakan, "Stop pengalihan isu, kami tetap kawal korupsi Rp271 triliun."

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Manto, membenarkan adanya peretasan tersebut. Ia menjelaskan bahwa timnya sedang melakukan upaya penetralisasian dan mencari celah kerawanan di DSW.

"Barusan saya kontek teman-teman teknis Alhamdulillah sudah diperbaiki namun sekarang lagi dicari celah kerawanan di DSW, saya mohon maaf terkait Incident tersebut," ungkap Manto.

 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut