Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, DLHK Perketat Pengawasan
Advertisement . Scroll to see content

Warning! Jumlah Kebakaran di Depok Meningkat 60 Persen di Tahun 2023, Ini Angkanya

Jum'at, 26 Januari 2024 | 18:30 WIB
  • author Mada Mahfud
Warning! Jumlah Kebakaran di Depok Meningkat 60 Persen di Tahun 2023, Ini Angkanya
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, Adnan Mahyudin. Foto: Diskominfo Kota Depok.

DEPOK, iNews Depok.id – Jumlah kebakaran di Kota Depok tahun 2023 meningkat 60 persen di banding tahun 2022. Suhu ekstrem di tahun 2023 disebut menjadi salah satu penyebab peningkatan jumlah kebakaran.

Melansir data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok, jumlah kebakaran di tahun 2023 mencapai 226 kejadian. Sedangkan pada tahun 2022 bejumlah 141 kejadian.

”Tahun 2023 naik 60 persen dibandingkan tahun 2022,” kata Kepala DPKP Kota Depok, Adnan Mahyudin, Jumat (26/1/2024).

Adnan Mahyudin mengungkapkan kenaikan turut dipicu kondisi cuaca, tahun 2023 yang lebih panas dibandingkan tahun 2022.

Itu terlihat dari lonjakan jumlah kebakaran pada bulan Agustus, September dan Oktober. Pada bulan ini, cuaca lebih panas.

”Tentu banyak faktor antara lain kondisi cuaca, tata ruang dan pemukiman yang makin padat. Untuk tahun 2023 banyak terjadi kebakaran sampah atau nabun,” jelas Adnan.

Adnan Mahyudin bertekad Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok akan melakukan serangkaian upaya guna menurunkan jumlah kebakaran di Kota Depok pada 2024.

”Kita akan memperbanyak edukasi ke masyarakat sehingga kebakaran bisa dicegah,” tambahnya.

Sedangkan untuk mempercepat penanganan kebakaran, response time akan dipercepat sejak DPKP menerima informasi adanya kebakaran hingga penanganan kebakaran dilakukan.

Adnan mengungkapkan response time tahun 2023 sudah lebih baik. “Mayoritas sudah di bawah 15 menit artinya tim pemadam kebakaran sampai di lokasi kurang dari 15 menit sejak menerima informasi adanya kebakaran,” terang Adnan Mahyudin.

 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut