"Ya. Memang jumlah pertandingannya adalah enam pertandingan, tetapi selama setengah musim ini dilarang Persija untuk hadir di semua partai away yang Persija akan hadiri, ya, khusus di Super League. Kemudian, selain daripada itu, Persija juga mendapatkan denda sebesar Rp30 juta," tambahnya.
Selain denda Rp30 juta akibat insiden keributan antarsuporter, Persija juga dibebani sanksi finansial tambahan sebesar Rp60 juta. Denda tambahan ini diberikan menyusul pelanggaran penggunaan benda berbahaya jenis flare dan petasan di area tribune penonton.
"Nah, hal lain, ada beberapa keputusan denda juga yang ditanggung atau dibebankan kepada Persija tentang pelanggaran terjadinya penyalaan petasan sebanyak tiga kali serta pelemparan dua buah eh satu buah flare, sehingga suporter The Jak atau Persija dinyatakan dan diharuskan membayar denda sebesar Rp60 juta," jelas Ferry.
Denganakumulasi tersebut, total denda yang harus dibayarkan oleh manajemen Persija Jakarta mencapai Rp90 juta.
Editor : Vitrianda Hilba Siregar
Artikel Terkait
