Saepul yang emosi langsung lari ke dapur untuk mengambil pisau. Ia menusuk korban hingga tewas.
Melihat Kunefi tewas, Saepul sempat kebingungan. Namun ia memutuskan untuk memutilasi jasad Kunaefi agar mudah dibawa keluar dari kontrakan tanpa memicu kecurigaan warga sekitar.
"Susah kalau dibawa utuh, di situ perumahan dan ramai orang," ungkapnya.
Setelah memotong tubuh korban, Saepul membuang potongan kaki Kunaefi di kawasan Jembatan Serong, Cipayung.
Sementara itu, pisau yang digunakannya serta pakaian yang ia kenakan saat kejadian dibuang di wilayah Pitara, Depok. Ia mengaku masih mengingat jelas lokasi pembuangan barang bukti tersebut untuk ditunjukkan kepada polisi.
Sementara itu Kepala Tim Khusus 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel
Sutijono, menyebut dari keterangan sementara ini, tidak ada hubungan spesial antara pelaku dan korban.
"Hubungan antara pelaku dengan korban hanya sebatas saling kenal, tidak lebih," jelas Breggy.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
