Tanggapi Penggeledahan di 12 Lokasi, Tokoh Muda NU Sebut Sinergi Polri-Kejaksaan Tetap Diperlukan

Vitrianda Hilba Siregar
Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) sekaligus penulis buku Prabowo untuk Indonesia Raya, HRM Khalilur R Abdullah Sahlawy (Gus Lilur)

Dipicu Momentum Pengumuman Tersangka di Hari Bhayangkara

Gus Lilur tidak menampik adanya persepsi di publik mengenai ketegangan psikologis pasca-penetapan tersangka seorang jenderal Polri dalam kasus program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang diumumkan tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, 1 Juli 2026 lalu. Pada hari itu, Polri tengah menggelar perayaan megah yang dihadiri Presiden, Wakil Presiden, serta para petinggi negara. Namun pada petang harinya, pihak Jampidsus merilis penangkapan perwira tinggi tersebut.

"Apa Polri tidak terima Perwira Polri ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung? Menurut saya, bukan! Itu karena Polri merasa dinista dan dihina karena penangkapan itu seperti sengaja digunakan untuk menghina Polri, dipaskan Hari Bhayangkara ," jelas Gus Lilur.



Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network