Oknum Suporter Kembali Bikin Ulah, Pelatih Shin Tae-yong Sebut Rugikan Persija
DEPOK, iNews Depok.id - Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong menyayangkan aksi tak bertanggung jawab oknum suporter yang justru merugikan perjuangan Persija Jakarta saat tim tengah berfokus mengejar target juara Super League 2026-2027.
Shin Tae-yong dalam keterangan di Depok, Selasa (20/10/2026) menyebut oknum suporter Persija Jakarta, The Jakmania, terlibat dalam dua insiden beruntun yang terjadi dalam waktu berdekatan.
Insiden pertama, oknum suporter melancarkan serangan terhadap bus Persib Bandung U-18 di rest area tol Batang, Jawa Tengah.
Insiden kedua, oknum suporter Persija memicu kericuhan antarsuporter saat laga Persita Tangerang melawan Persija Jakarta yangvberlangsung di Banten International Stadium (BIS), Serang, akhir pekan lalu.
Rangkaian peristiwa tersebut merusak citra sepak bola nasional dan memantik reaksi keras dari berbagai pihak.
Shin Tae-yong mengaku bingung jika Komite Disiplin (Komdis) PSSI mendadak menjatuhkan hukuman pengurangan poin kepada Persija Jakarta. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, regulasi Komdis PSSI menegaskan bahwa klub menerima hukuman apabila insiden kerusuhan meletus di area ring 1 dan ring 2 stadion. Namun, bentuk sanksi dalam regulasi tersebut berupa denda finansial serta larangan mendampingi tim dalam laga kandang maupun tandang, bukan pemotongan poin di tangga klasemen.
"Sepengetahuan saya, berdasarkan regulasi FIFA, pengurangan poin biasanya berkaitan dengan pelanggaran tertentu, seperti manipulasi pertandingan (match fixing). Apabila masalahnya berkaitan dengan tindakan suporter, penanganannya bisa berbeda," kata Shin Tae-yong.
"Karena itu, saya berharap pihak berwenang dapat menangani persoalan ini secara tegas sesuai dengan aturan yang berlaku," tambahnya.
Juru taktik berusia 56 tahun yang sukses membawa Timnas Indonesia U-23 melenggang hingga babak semifinal Piala Asia U-23 2024 tersebut meminta seluruh pendukung Persija Jakarta untuk bersikap lebih dewasa. Ia menyoroti dampak buruk dari ulah anarkis suporter yang dapat merusak momentum positif Persija Jakarta yang saat ini tengah memuncaki klasemen sementara Super League 2026-2027. Shin Tae-yong menegaskan bahwa sanksi seperti pertandingan tanpa penonton akan mencederai klub sekaligus merugikan ribuan pecinta sepak bola yang ingin menikmati laga secara langsung di stadion.
"Saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Jika terjadi pelanggaran yang berujung pada sanksi, termasuk pertandingan tanpa penonton, pihak yang dirugikan bukan hanya klub, melainkan juga para penggemar sepakbola yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung," kata Shin Tae-yong.
"Karena itu, saya mengimbau para suporter untuk tetap memberikan dukungan dengan penuh semangat, tetapi juga menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi fair play," tegas pelatih 56 tahun tersebut.
Melalui imbauan ini, Shin Tae-yong mengajak seluruh elemen pendukung Macan Kemayoran untuk menjadikan dua insiden kelam sebelumnya sebagai pelajaran berharga. Ia mendorong para pendukung untuk mengalihkan energi ke dalam bentuk dukungan positif tanpa merusak ketertiban umum, baik di dalam maupun di luar area stadion.
"Mari kita mendukung Persija dengan cara yang positif. Jangan sampai tindakan yang tidak bertanggung jawab justru membuat para penggemar kehilangan kesempatan untuk datang ke stadion dan menikmati pertandingan sepakbola," tutup pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-23 lolos semifinal Piala Asia U-23 2024.
Editor: Mahfud