Lika-liku Proses Kreatif Konten Kreator Drama Komedi, Asah Kepekaan Lingkungan
JAKARTA, iNews Depok.id - Video drama komedi di media sosial yang memicu tawa penonton ternyata menyimpan proses kreatif panjang dan tantangan yang tidak mudah.
Pengalaman ini diceritakan langsung oleh kreator konten asal Jakarta, Radit Putra Permana, atau yang akrab disapa Radit Visual di Jakarta, Sabtu (17/10/2026)
Pemuda kelahiran Pasar Minggu, 30 Mei 2005 tersebut mulai menekuni dunia pembuatan konten sejak tahun 2022 dengan merancang sketsa komedi bertema pertemanan, percintaan, hingga gaya hidup anak muda. Radit mengemas kejadian sehari-hari menjadi cerita menarik yang mudah dipahami penonton.
Kerja kerasnya terbayar dengan capaian audiens yang sangat signifikan di berbagai platform digital. Akun TikTok @radit_visuall kini mengantongi sekitar 3,2 juta pengikut, kanal YouTube Radit_visual meraih 1,3 juta pelanggan, dan akun Instagram @radit_visual memikat sekitar 148 ribu pengikut.
Meskipun sudah sukses membangun popularitas, Radit mengakui tetap menjaga ide tetap segar merupakan perjuangan tersendiri. Mengulang pola cerita yang sama berisiko membuat penonton bosan. Karena itu, ia terus mengasah kepekaan terhadap lingkungan sekitar untuk menemukan inspirasi baru, mulai dari obrolan ringan hingga kebiasaan unik masyarakat.
"Menurut saya, kejadian sehari-hari bisa menjadi bahan cerita yang menarik. Tinggal bagaimana kita mengemasnya supaya penonton memahami situasinya dan bisa menikmati sisi lucunya," ujar Radit.
Persaingan ketat di platform digital juga menuntut Radit menyajikan pembukaan video yang memikat, dialog natural, serta penyuntingan dan kualitas teknis yang mumpuni. Bagi Radit, alur cerita yang jelas jauh lebih penting daripada sekadar menghadirkan aksi berlebihan.
"Untuk membuat konten, kita perlu terus mencari inspirasi dan mencoba hal baru. Menurut saya, penting untuk tidak berhenti belajar karena selalu ada cara berbeda untuk mengembangkan sebuah cerita," ungkapnya.
Tidak hanya berfokus pada sketsa komedi, Radit melebarkan sayapnya ke konten gaya hidup dan ulasan produk. Keberhasilannya menarik perhatian publik membawa kesempatan kolaborasi dengan merek ternama, salah satunya kolaborasi bersama AP King—brand sarung tangan jempol milik Andra ST yang sukses meraih rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2026.
Radit menjadikan masukan dan tanggapan dari para penonton sebagai bahan evaluasi berkala demi meningkatkan mutu karya-karyanya di masa depan.
"Respons penonton bisa menjadi masukan yang berguna. Dari situ, kita bisa belajar dan melihat apa yang perlu dikembangkan supaya konten berikutnya lebih baik," tuturnya.
Konsistensi serta kemampuan adaptasi terhadap tren menjadi kunci utama perjalanan karir Radit di industri kreatif digital. Ia berharap seluruh karyanya dapat terus memberikan hiburan yang berkesan bagi masyarakat luas.
"Ke depannya, saya ingin terus mengembangkan kreativitas dan membuat konten yang bisa dinikmati banyak orang. Harapannya, video yang saya buat dapat menjadi hiburan bagi penonton," pungkas Radit.
Editor: M Mahfud