BREAKING NEWS: Surat Telegram Keluar Lagi! Kapolri Rombak Perwira Tinggi Bareskrim
JAKARTA, iNewsDepok.id – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto kembali melakukan perombakan dan mutasi jabatan di lingkungan Perwira Tinggi (Pati) serta Perwira Menengah (Pamen) Kepolisian Republik Indonesia. Kali ini, rotasi menyasar posisi strategis Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri.
Keputusan perombakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2262/X/KEP./2026 tertanggal 12 Oktober 2026.
Dalam surat keputusan terbaru itu, posisi Dir Tipideksus Bareskrim Polri yang sebelumnya dijabat oleh Brigjen Ade Safri Simanjuntak kini resmi diserahterimakan kepada Kombes Suhasto. Brigjen Ade Safri selanjutnya dimutasi untuk mengemban tugas baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri. Sementara itu, Kombes Suhasto yang dipercaya memimpin Dit Tipideksus Bareskrim Polri sebelumnya menduduki posisi sebagai Pemeriksa Inafis Kepolisian Madya Tingkat I Bareskrim Polri.
Selain pimpinan Tipideksus, mutasi kali ini juga menggeser sejumlah perwira lainnya. Brigjen Herry Dian Dwiharto yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Utama Tingkat II Sespim Lemdiklat Polri kini dimutasi menjadi Anjak Utama Bidang NCB/Interpol Divisi Hubinter Polri. Selanjutnya, Kombes Afrisal yang sebelumnya menjabat Penyidik Madya Tingkat II Bareskrim Polri diangkat menjadi Pemeriksa Inafis Madya Tingkat I Bareskrim Polri untuk menggantikan posisi Kombes Suhasto.
Langkah cepat Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam merotasi jajarannya menjadi sorotan publik. Dalam kurun waktu kurang lebih 13 hari sejak resmi dilantik, Jenderal Suyudi tercatat telah menerbitkan tiga surat telegram mutasi.
Dua gelombang mutasi sebelumnya tertuang dalam ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 dan ST/2251/X/KEP/2026 tertanggal 10 Oktober 2026 yang ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Dharmapala atas nama Kapolri. Jika diakumulasikan dari ketiga surat telegram tersebut, total sebanyak 287 perwira tinggi dan perwira menengah di seluruh Indonesia resmi dirotasi.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar