Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Cara Mengatasi Flu Pada Anak
Advertisement . Scroll to see content

Batuk Berkepanjangan Usai Flu, Madu Solusi Efektif

Senin, 21 September 2026 | 08:11 WIB
  • author Niko Prayoga / Mada Mahfud
Batuk Berkepanjangan Usai Flu, Madu Solusi Efektif
Kini tengah muncul fenomena batuk berkepanjangan usai flu. Madu bisa menjadi solusi efektif. (Foto: ilustrasi AI)

JAKARTA, iNews Depok.id - Kini tengah muncul fenomena batuk berkepanjangan usai flu. Madu bisa menjadi solusi efektif. 

dr. Ardi Santoso dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, dikutip Senin (21/9/2026) mengungkapkan batuk setelah terinfeksi influenza bisa berkepanjangan hingga 2 minggu lebih. 

"Lagi banyaknya influenza kan, banyak yang kena, jadi hati-hati ya. Batuknya itu memang bisa sampai lama, sampai 2 minggu sembuhnya," kata dr. Ardi. 

dr. Ardi menyarankan obat batuk jangan diminum terus menerus selama 2 minggu. Ia menyebut konsumsi madu, sangat baik untuk pemulihan batuk secara bertahap. 

"Madu itu bisa dikonsumsi 2 - 5 mili per hari untuk anak-anak di atas setahun sampai dewasa tuh boleh," kata dr. Ardi.

Madu bisa memulihkan orang dari batuk karena memiliki efek demulsen (melapisi tenggorokan), sifat antiinflamasi, serta kandungan antimikroba alami. 

Tekstur madu yang kental dan lembut bekerja seperti salep yang melapisi dinding tenggorokan. Lapisan ini menenangkan ujung saraf yang teriritasi, melembapkan jaringan yang kering, dan secara otomatis menurunkan refleks atau dorongan untuk batuk. 

Rasa manis yang pekat pada madu merangsang produksi air liur (salivasi) dan ekskresi lendir di saluran napas. Proses alami ini membantu mengencerkan dahak sekaligus menenangkan area laring dan faring. 

Madu mengandung antioksidan yang membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan pada saluran pernapasan atas. Hal ini mengurangi rasa perih dan nyeri saat menelan. 

Madu murni memiliki kemampuan alami untuk menghambat dan melawan beberapa jenis bakteri serta virus ringan yang menjadi pemicu infeksi saluran pernapasan. 

 Penelitian terbaru juga menemukan senyawa spesifik dalam madu seperti melpyrrole dan flazin yang memiliki aktivitas penekan batuk (antitussive). 

Editor: M Mahfud

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut