Diisukan Sebabkan Konsumen Meninggal, Brand Minuman Detok Minta Proses Hukum Dihormati
JAKARTA, iNews Depok.id - Diisukan sebabkan seorang konsumen meninggal, brand minuman detok Lencir minta semua pihak menghormati proses hukum.
Permintaan tersebut disampaikan Michael Sugijanto, Kuasa Hukum Brand Lencir dalam keterangan di Jakarta, Kamis (16/7/2026).
"Kami menghormati kebebasan setiap orang untuk menyampaikan pendapat. Namun penyampaian informasi kepada publik juga harus didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan," kata Michael Sugijanto menanggapi informasi yang ditiupkan seseorang di media sosial.
Michael menyatakan sampai saat ini belum ada hasil resmi dari instansi yang berwenang yang menyatakan adanya hubungan sebab akibat antara produk Lencir dengan meninggalnya seseorang.
"Karena itu kami mengajak semua pihak untuk menghormati proses hukum dan tidak membentuk opini yang dapat merugikan pihak tertentu tanpa dasar yang jelas,” tandas Michael Sugijanto.
Michael menambahkan bahwa Brand Lencir akan terus bersikap kooperatif terhadap setiap proses yang dilakukan regulator serta siap memberikan seluruh informasi yang diperlukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.
"Brand Lencir mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan asas praduga tidak bersalah dan menunggu hasil resmi dari regulator apabila terdapat proses pemeriksaan maupun evaluasi lebih lanjut, sehingga setiap informasi yang diterima masyarakat benar-benar didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Sementara, itu Michelle Halim, owner Brand Lencir mengatakan bahwa perusahaan menghormati setiap masukan maupun perhatian masyarakat terhadap produk yang beredar di pasaran.
”Kepercayaan konsumen merupakan fondasi utama yang kami bangun sejak Brand Lencir hadir,” ujarnya.
Terkait informasi yang mengaitkan produk Lencir dengan meninggalnya salah satu konsumen, Michelle menyampaikan bahwa turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum.
Namun ia mengungkapkan konsumen telah lama mengidap penyakit kanker sebelum mengonsumsi produk Lencir.
"Almarhum baru mengonsumsi produk Lencir dalam waktu yang relatif singkat dan belum mencapai satu minggu," kata Michelle.
”Kami memahami munculnya kekhawatiran di masyarakat. Namun kami juga merasa perlu meluruskan informasi yang berkembang agar publik memperoleh fakta secara utuh," imbuh Michelle.
Editor: M Mahfud