get app
inews
Aa Text
Read Next : Wow! 2 DJ Perempuan Indonesia Digandeng Label Musik Australia

Muak dengan Pemerintah, Ribuan Anak Muda Bentuk Partai Kecoak

Minggu, 07 Juni 2026 | 16:55 WIB
header img
Muak dengan pemerintah, ribuan anak muda membentuk Partai Kecoak. Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan hati Nurani rakyat. (Foto: AP)

NEW DELHI, iNews Depok.idMuak dengan pemerintah, ribuan anak muda membentuk Partai Kecoak. Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang bertentangan dengan hati Nurani rakyat.

Ribuan anak India mengatasnamakan diri tergabung dalam Partai Kecoak Janta (CJP). CJP merupakan plesetan dari Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri Narendra Modi.

Ribuan anak muda dari Partai Kecoak turun ke jalan di Kota New Delhi, Sabtu (6/6/2026), mendesak pengunduran diri Menteri Pendidikan Dharmendra Pradhan. 

Partai Kecoak belum jadi partai politik, ini lebih pada gerakan pemuda yang memprotes kebijakan-kebijakan pemerintahan Perdana Menteri Modi.
Nama kecoak sendiri merupakan sindiran langsung pada ucapan Ketua Mahkamah Agung India, Surya Kant, sebulan lalu yang menyebut kaum muda pengangguran sebagai parasit dan kecoak. 

Pernyataan Ketua MA disampaikan saat sidang pengadilan pada Mei. Dia kemudian membela diri dengan menyebut pernyataannya tersebut disalahartikan.

Kaum muda menuntut pertanggungjawaban pemerintahan Modi untuk memastikan ujian masuk perguruan tinggi kedokteran dilakukan dengan adil dan transparan.

Demonstrasi itu digelar menyusul pembatalan ujian masuk fakultas kedokteran, National Eligibility Entrance Test (Undergraduate) atau NEET-UG, pada 12 Mei. Soal ujian telah bocor dan dijual bebas. kopian soal dijual dengan harga antara 500.000 hingga 3 juta rupee.

“Saya benar-benar kehilangan kepercayaan pada NTA,” kata seorang demonstran, Utkarsh Raj, kepada The Straits Times, dikutip Minggu (7/6/2026).
NTA merupakan organisasi otonom pemerintah yang menyelenggarakan NEET-UG serta ujuan masuk perguruan tinggi lainnya.

“Setidaknya selenggarakan satu ujian secara adil... dan jika (Dharmendra Pradhan) tidak bisa melakukan itu, kenapa (dia) menjadi menteri pendidikan?” ujarnya. 

Raj mengikuti NEET-UG pada 2026 dan mendapat nilai cukup baik untuk masuk ke fakultas kedokteran negeri. Namun, kebocoran soal ujian yang berulang membuatnya kecewa.

Kebocoran soal ujian serta maraknya pengangguran dan meningkatnya kesenjangan, menambah keresahan dan kemarahan kalangan kaum muda India. 

Menurut laporan State of Working India 2026 oleh Universitas Azim Premji di Bengaluru, hampir 40 persen lulusan berusia 25 ke bawah tahun di India menganggur. Sementara sekitar 20 persen usia 25 hingga 29 tahun belum memiliki pekerjaan.

Sentimen tersebut mendorong berkembangnya gerakan CJP yang luar biasa, dengan lebih dari 22,2 juta pengikut di Instagram sejak didirikan pada 16 Mei. Angka itu lebih banyak daripada akun BJP yang memiliki 9,4 juta follower.

Demonstrasi pada Sabtu merupakan aksi protes terbesar pertama gerakan Partai Kecoak, yang juga menghadirkan pendirinya, Abhijeet Dipke, yang kini berkuliah di AS.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut