Siapkan Santri Siaga Bencana, Pesantren Al Hamidiyah Depok dan JCI Jepang Gelar Pelatihan
DEPOK, iNews Depok.id - Siapkan santri siaga bencana, Pesantren Al Hamidiyah Depok menggelar pelatihan.
Pelatihan yang dilakukan bersama JCI (Junior Chamber International) Indonesia, JCI Jayakarta, dan JCI Jepang berlangsung 21-22 Mei 2026.
Pelatihan bertajuk B-Sport Disaster Prevention Education Project mengadopsi Japanese-style Evacuation Education yang dikenal luas di Jepang.
Pelatihan diikuti oleh para guru MTs, MA, dan pembina asrama Pesantren Al-Hamidiyah, serta perwakilan dari 2 sekolah di sekitar pesantren, di antaranya empat orang perwakilan dari SMP-SMA Bintara dan dua orang dari MTs Yasmin.
Kepala Pengasuh Pesantren Al-Hamidiyah, Oman Fathurahman menyatakan pentingnya pelatihan mitigasi bencana mengingat Indonesia adalah wilayah yang sangat rawan bencana.
"Bahkan frekuensi gempa dapat lebih tinggi dibandingkan Jepang, sementara kesiapsiagaan kita masih perlu terus ditingkatkan,” kata Oman disela-sela pelatihan, Kamis (21/5/2026).
Oman berharap pelatihan dari Jepang bisa berkelanjutan dengan memadukan pendekatan sains, agama dan budaya.
Deassy Roosiana T.H., Chairlady SDGs & RISE JCI Indonesia selaku inisiator program menyebut pelatihan menjadi ikhtiar menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.
"Melalui pelatihan ini, kita diajak untuk memahami potensi risiko bencana, khususnya gempa bumi, serta bagaimana meresponnya dengan tepat, tenang, dan memahami jalur evakuasi. Indonesia berada di wilayah cincin api, kesiapsiagaan menjadi hal yang sangat penting,” kata Deassy Roosiana.
Kento Ogura, perwakilan dari Chairman JCI Jepang, menjelaskan kegiatan drill evakuasi merupakan salah satu bentuk pembiasaan yang juga diterapkan di Jepang.
"Kegiatan ini kami adopsi sebagai best practice dari Jepang dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan,” kata Kento Ogura.
Ia berharap pelatihan akan meningkatkan kapabilitas dalam upaya penyelamatan saat terjadi bencana.
Editor: M Mahfud