Jamin Suplai BBM saat Perayaan Tahun Baru, Pertamina Siagakan Mobile Storage
JAKARTA, iNews Depok.id - Pertamina menyiagakan mobile storage untuk menjamin suplai bahan bakar minyak (BBM) saat perayaan tahun baru 2026.
Layanan mobile storage untuk mengantisipasi penutupan sejumlah ruas jalan di kawasan Puncak saat Tahun Baru dan kepadatan arus lalu lintas di Tol Jakarta.
Penegasan tersebut disampaikan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Freddy Anwar dalam keterangan pada Rabu (31/12/2025).
Menurut Freddy Anwar Integrated Terminal Jakarta menjadi fasilitas strategis dalam menjaga keandalan pasokan BBM dan LPG selama periode Nataru.
Integrated Terminal Jakarta menjadi salah satu penyaluran energi terbesar di Regional Jawa Bagian Barat.
"Kami memastikan kesiapan operasional berjalan optimal, mulai dari ketersediaan stok, keandalan fasilitas, hingga aspek keselamatan dan keamanan. Kami juga beroperasi penuh selama 7 x 24 jam guna memastikan kelancaran distribusi energi," tegas Freddy.
Freddy menambahkan, Pertamina Patra Niaga Regional JBB juga menyiagakan layanan motorist di sejumlah titik strategis, salah satunya di KM 43A berupa layanan towing, servis, dan rescue untuk menangani kendala kendaraan seperti rem (bleeding), tuas transmisi, hingga termostat mobil.
"Layanan ini telah dimanfaatkan oleh konsumen di beberapa titik ruas Tol MBZ," imbuh Freddy.
Masyarakat yang terkendala suplei BBM dapat mengakses call center 135 atau aplikasi MyPertamina dengan memilih fitur layanan antar dan jenis BBM yang dibutuhkan.
Terkait kesiapan pasokan BBM, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia bersama jajaran Kementerian ESDM melakukan kunjungan kerja ke Integrated Terminal Jakarta, Minggu (28/12).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan Pertamina dalam menghadapi periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat (JBB) yang memiliki tingkat mobilisasi masyarakat cukup tinggi.
Kunjungan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Laode Sulaeman, Ketua Posko Satgas Nasional Sektor ESDM Erika Retnowati, Komite BPH Migas Eman Salman Arief, serta Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Sentot Harijady Bradjanto Tri Putra.
Dari jajaran Pertamina, hadir Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee A. Suardin, Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar, serta Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Harsono Budi Santoso.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria menyampaikan bahwa kunjungan kerja Menteri ESDM menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapsiagaan Pertamina selama periode Nataru.
“Pertamina Patra Niaga Regional JBB berkomitmen untuk terus hadir memastikan ketersediaan energi, memperkuat layanan tambahan di lapangan, serta memberikan apresiasi kepada para petugas operasional yang berperan penting selama masa Nataru,” kata Satria.
Integrated Terminal Manager Jakarta, Miftahul Ulum turut menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan gallery walk untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan operasional Integrated Terminal Jakarta dalam mendukung Satgas Nataru.
“Melalui gallery walk, kami memaparkan secara komprehensif kepada Menteri ESDM dan jajaran terkait kondisi operasional Integrated Terminal Jakarta, mulai dari kesiapan stok, sistem distribusi, dan perencanaan mitigasi," kata Ulum.
Miftahul Ulum mengapresiasi dedikasi awak mobil tangki mereka sebagai garda terdepan distribusi energi selama periode Natal dan Tahun Baru.
Editor : M Mahfud