get app
inews
Aa Read Next : Tak Main-Main! Kejari Depok Ancam Pidana Pelaku "Cuci Rapor" di SMPN 19 Depok

Buntut Tragedi Kecelakaan Bus di Ciater, Imam Budi Hartono : Akan Dilakukan Evaluasi Besar Besaran

Senin, 13 Mei 2024 | 10:58 WIB
header img
Wakil Walikota Depok Imam Budi Hartono menghadiri pemakaman korban kecelakaan bus rombongan SMK Lingga Kencana. Foto : Ist.

DEPOK, iNews Depok.id - Antisipasi terulangnya tragedi kecelakaan maut bus study tour SMK Lingga Kencana Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan melakukan evaluasi seluruh kegiatan di luar sekolah. Baik itu outing, study tour, perpisahan dan lain sebagainya.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menegaskan pihaknya bergerak cepat untuk melakukan investigasi menyeluruh di seluruh sekolah, untuk mengkaji kembali program kegiatan siswa di luar lingkungan sekolah.

"Iya akan ada evaluasi besar-besaran. Karena ini tingkatnya SMK/SMA, di bawah Kantor Cabang Dinas (KCD) Provinsi Jawa Barat. Kami akan koordinasi dengan Jawa Barat dan mungkin nanti di tingkat SMP atau SD juga akan ada evaluasi,"  Kata Imam Budi Hartono saat mengantar jenazah korban kecelakaan bus di Kabupaten Subang, ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum Islam (TPUI) Parung Bingung, Pancoran Mas, belum lama ini.

Imam mengatakan, kecelakaan seperti yang dialami Bus Trans Putera Fajar yang mengangkut rombongan SMK Lingga Kencana itu tak boleh terjadi lagi. Ia menegaskan, Pemkot Depok akan membuat persyaratan terhadap kegiatan sekolah ke luar kota.

"Syarat dan ketentuan berlaku jika ingin melakukan kunjungan luar kota," tambahnya.

"Ini memang sebuah kewajiban dan mekanisme yang harus ditempuh baik sebelum kejadian, maupun sesudah kejadian apalagi. Kami harus lebih ketat mengecek terhadap kelayakan sebuah kendaraan untuk mengangkut penumpang," sambungnya.

Dia mengungkapkan, evaluasi itu akan melibatkan jajaran Dewan Sekolah, Dewan Pendidikan Kota Depok, Lembaga Persatuan Sekolah Swasta, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok hingga kepolisian. Dia mengatakan Pemkot Depok saat ini fokus membantu korban.

"Sekarang kami masih fokus menangani masalah yang sangat penting, yaitu penanganan kecelakaan. Untuk evaluasi, akan dibahas nanti," ucapnya.

Editor : M Mahfud

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut