Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Bantuan Korban Gempa NTT, 19 Ton Logistik Diberangkatkan Hari Ini dari Gudang di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Ditinggal Pemilik Salat Tarawih, Rumah Warga di Pancoranmas Depok Digasak Kawanan Maling

Selasa, 12 Maret 2024 | 18:19 WIB
  • author Indra Siregar
Ditinggal Pemilik Salat Tarawih, Rumah Warga di Pancoranmas Depok Digasak Kawanan Maling
Kondisi rumah warga Pancoranmas Depok, pasca disatroi kawanan maling. Foto : Indra Siregar.

DEPOK, iNews Depok.id  - Kawanan pencuri di Kota Depok nekat beraksi di tengah bulan suci Ramadan 1445 Hijriah. 

Kawanan pencuri ini berhasil membobol rumah warga di Kavling Pancoran Mas, Kota Depok pada Senin (11/3/2024) malam. Tepatnya saat pemilik rumah sedang melaksanakan salat Tarawih

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Triharijadi menanggapi terkait kasus pencurian rumah kosong (rumsong) tersebut.

"Setelah viral anggota dengan piket Reskrim dan SPKT langsung melakukan cek TKP," ujar Kompol Triharijadi Selasa (12/3/2024) siang.

Dia mengungkapkan, pemilik rumah yang disatroni maling belum membuat laporan.

"Sudah diimbau anggota kepada pemilik rumah untuk segera membuat laporan resmi supaya dapat proses lebih lanjut. Tapi sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut dari korban," ungkapnya.

Dari hasil olah TKP, lanjut Kompol Triharijadi, untuk informasi yang katanya ada enam rumah kebobolan maling tidak benar.

"Hasil cek TKP anggota di lapangan yang kebobolan hanya satu rumah tidak ada enam rumah yang disebutkan dalam informasi media sosial," tambahnya.

Sementara itu, Kompol Triharijadi menambahkan, dalam melakukan aksinya, pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara congkel jendela.

"Modus pelaku rumsong yang sedang ditinggal keluar pemiliknya. Dan baramg yang dicuri berupa sejumlah uang tunai dan elektronik laptop," tutupnya.

"Data yang disampaikan masih segitu saja. Sambil menunggu korban sudah bisa diambil keterangan,"

"Yang jelas anggota dilapangan berupaya akan meningkatkan patroli selama bulan Ramadan dan Idul Fitri mengantisipasi meningkat trend kejahatan konvensional dan street crime seperti aksi tawuran," pungkasnya.

Editor: M Mahfud

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut