JAKARTA, iNews Depok.id — Berita duka, Mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-14, Laksamana (Purn) Widodo Adi Sutjipto (AS), meninggal dunia pada Minggu, 25 Oktober 2026.
Kabar wafatnya Widodo AS pertama kali diumumkan melalui akun Instagram resmi Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI), yaitu @koarmada_ri.
Dalam unggahan tersebut, pihak Koarmada RI menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian perwira tinggi TNI Angkatan Laut tersebut.
"Pangkoarmada RI Turut Berduka Cita Atas Wafatnya Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, Panglima Tentara Nasional Indonesia Ke-14," tulis akun @koarmada_ri, lengkap dengan doa agar almarhum husnul khotimah serta mendapatkan rahmat dan maghfiroh dari Allah Subhanahu Wata'ala.
Lahir di Boyolali, Jawa Tengah, pada 1 Agustus 1944, Widodo AS merupakan putra keempat dari pasangan Adi Sutjipto yang berprofesi sebagai seorang guru dan Siti Fatonah. Ia menempuh pendidikan militer dan tercatat sebagai lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 1968.
Karier militer Widodo AS mencapai puncaknya ketika ia diangkat oleh Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk menjabat sebagai Panglima TNI periode 1999–2002, menggantikan Jenderal Wiranto. Serah terima jabatan (sertijab) keduanya dilaksanakan di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta, pada 4 November 1999.
Masa jabatan suami Sri Murniati sebagai Panglima TNI tersebut kemudian berakhir pada 18 Juni 2002 dan digantikan oleh Jenderal TNI Endriartono Sutarto.
Pengabdian Widodo AS kepada negara berlanjut ke ranah pemerintahan. Ia dipercaya oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mengemban jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Menko Polhukam pada periode 21 Oktober 2004 hingga 22 Oktober 2009, menggantikan Hari Sabarno.
Di tengah masa jabatannya sebagai Menko Polhukam, ia juga sempat merangkap sebagai Menteri Dalam Negeri ad-interim pada 2 April hingga 29 Agustus 2007.
Usai masa jabatannya sebagai Menko Polhukam selesai, ia kembali dipercaya untuk mengemban tugas negara sebagai Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara ad-interim pada 1 hingga 22 Oktober 2009.
Setelah menuntaskan pengabdiannya di kabinet, Widodo diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Bidang Pertahanan dan Keamanan untuk periode 2010–2014.
Editor : M Mahfud
Artikel Terkait
