Longsoran TPA Cipayung Bendung Kali Pesanggrahan, Kampung di Depok Jadi Danau

Mada Mahfud
Longsoran sampah dari TPA Cipayung Depok diduga menutupi aliran Kali Pesanggrahan. Akibatnya air meluap dan sebagian Kampung Bulak Barat di Depok terendam air dan kini jadi danau. (Foto: iNews Depok / Mada Mahfud).

DEPOK, iNews Depok.id - Longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Cipayung Depok diduga menutupi aliran Kali Pesanggrahan. Akibatnya air meluap dan sebagian Kampung Bulak Barat di Depok terendam air dan kini jadi danau. 

Pantauan iNews Depok, Senin (20/4/2026) air menggenangi sebagian Kampung Bulak Barat. Kawasan tersebut berubah menjadi danau. Padahal hari ini, Depok tak sedang dilanda hujan. 

Kampung Bulak Barat ini terletak persis di sebelah selatan TPA Cipayung. Luapan air terpantau hingga berjarak 1 km ke arah selatan dari TPA Cipayung. 

Tumpukan sampah menutupi sebagian besar luapan air yang kini menjadi danau. Sejumlah pohon seperti pohon kelapa mati karena terendam air dalam waktu lama. 

Dua jalan yang menghubungkan Kampung Bulak Barat Kecamatan Cipayung dan Pasir Putih Sawangan lumpuh. 

Satu jalan lumpuh total karena terendam air hingga lebih dari 2 meter. Sedangkan 1 jalan lagi bisa dilewati saat air surut. 

"Jalan yang di sana sudah tak bisa dilewati sejak sekitar 2 tahun lalu. Kalau jalan yang satu ini sering terendam hingga 1 meter sejak luapan air makin tinggi belakangan ini. Sekarang agak surut, tergenang 30 cm," kata Nurmat Bery, Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Cipayung Depok. 

Menurut Nurmat Bery, ada 2 rumah di RT 03 yang terdampak langsung luapan air Kali Pesanggrahan yang tersumbat sampah TPA Cipayung. 

"Rumah yang didepan sudah terendam permanen dan ditinggalkan pemiliknya Pak Johanes. Satu rumah lagi sering terendam saat air naik, juga ditinggalkan pemilik," ungkap Nurmat. 

Ia juga menyebut sejumlah rumah di RT 04 sudah terlebih dulu terendam. "Ada beberapa rumah di RT 04 yang dibebaskan Pemkot Depok. Tapi di RT 03 belum ada yang dibebaskan," ceplos Nurmat. 

Nurmat menyebut permasalahan munculnya danau baru yang melumpuhkan Kampung Bulak Barat adalah longsoran TPA Cipayung yang menutup Kali Pesanggrahan. 

"Kali Pesanggrahan menyempit, air meluap menutupi sebagaian kampung di sini jadi danau," tutur Nurmat. 

Ketua RT 03 RW 08 Kelurahan Cipayung ini berharap Pemkot Depok menormalisasi Kali Pesanggrahan yang tertimbun longsoran sampah TPA Cipayung. 

Keluhan munculnya danau baru di Depok juga disampaikan Suryadi, Ketua RT 06 RW 08 Kelurahan Cipayung. Ia menyebut warganya terisolir karena jalan menuju Pasir Putih terputus. 

"Tadinya cukup 5-10 menit menuju Pasir Putih. Kini butuh 1,5 jam gunakan jalan memutar," keluhnya. 

Sementara itu Mayas, warga RT 04 RW 08 terang-terangan menuding longsoran sampah TPA Cipayung yang menutupi Kali Pesanggrahan jadi biang keladi. 

Dia mengkhawatirkan rumahnya bakal terendam karena semakin lama air semakin tinggi. "Semakin banyak rumah yang terendam. Danau makin tinggi airnya," kata Mayas

Editor : M Mahfud

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network